Polisi Ringkus Terduga Penyebar Hoaks Adu Domba TNI-Polri

  • Whatsapp
Polisi Ringkus Terduga Penyebar Hoaks Adu Domba TNI-Polri
Polisi Ringkus Terduga Penyebar Hoaks Adu Domba Tni Polri

WARTALIKA.id – Polisi menangkap tersangka penyebaran informasi hoaks atau berita bohong berupa capture seolah-olah percakapan WhatsApp antara Kapolri Jenderal Muhammad Tito Karnavian dengan Menko Maritim Luhut Binsar Panjaitan.

Muat Lebih

Loading...

Kabag Penum Biro Penmas Divisi Humas Polri, Kombes Pol. Asep Adi Saputra, didampingi Kasubdit 2 Dittipidsiber Bareskrim Polri Kombes Pol. Rickynaldo Chairul, dan Kanit 1 Subdit 2 Dittipidsiber Bareskrim Polri AKBP Purnomo Hadi Suseno, dalam gelar konferensi pers di Lobby Utama Divisi Humas Polri, Jakarta, Jumat (14/06/2019).

Kabag Penum Biro Penmas Divisi Humas Polri, Kombes Pol. Asep Adi Saputra, mengatakan, Bareskrim Polri berhasil mengungkap kasus penyebaran hoax adu domba antara TNI dan Polri, konferensi pers di Lobby Utama Divisi Humas Polri, Jakarta, Jumat (14/06/2019).

“YM diduga menyebarkan informasi atau berita bohong yang dapat menimbulkan keonaran di kalangan rakyat melalui WA Grup Laskar Jihad 212 dengan menyebarkan berita bohong tentang penyebaran konten hoaks berupa hasil capture yang seolah-olah percakapan WA antara Kapolri dengan Menteri Kemaritiman,” kata Kasubdit II Dirtippidsiber Bareskrim Polri Kombes Rickynaldo Chairul.

YM (32) ditangkap pada hari Jum’at tanggal 14 Juni 2019. Ricky mengungkapkan, tersangka telah menyebarkan capture percakapan hoaks tersebut ke 10 grup Whatsapp.

“Tidak benar ada percakapan yang seolah-olah dapat diartikan sebagai dua pejabat negara yang merancang skenario kasus KZ (Kivlan Zen), dan tidak benar juga ada arahan pimpinan dalam vicon (video conference) terkait Polri berhak menindak TNI yang melanggar hukum serta kriminalisasi terhadap Purnawirawan TNI,”jelas Ricky.

“Isi konten hoaks tersebut memuat tangkapan layar ponsel seolah terjadi percakapan antara Kapolri dengan Menko Kemaritiman. Di dalam tangkapan layar tersebut terlihat video pengakuan Iwan tersangka rencana pembunuhan empat tokoh nasional berserta narasi yang seakan-akan Kapolri sedang laporan ke Menko Maritim”.

Tersangka YM ditangkap di kediamannya di Bojong Baru, RT. 001, RW. 008 Kelurahan Bojongsari Baru, Kecamatan Bojongsari, Depok, Jawa Barat. Polisi juga menyita beberapa alat bukti, termasuk ponsel pribadi tersangka.

“Adapun barang bukti yang diamankan oleh Kepolisian adalah satu unit HP Samsung J Pro, dan satu SIM card dengan nomor yang digunakan tersangka untuk mengirimkan konten tersebut pada WA grup,” terang Ricky.

YM dikenakan Pasal 45 Ayat (3) Jo Pasal 27 Ayat (3) Undangan-Undang Nomor 19 Tahun 2019 tentang Perubahan atas Undangan-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang ITE dan atau Pasal 14 Ayat (2) dan/atau Pasal 15 Undangan-Undang Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana dan/atau Pasal 207 KUHP.

“Dengan ancaman hukuman pidana penjara paling lama penjara empat tahun dan/atau denda paling banyak Rp 750.000.000 (tujuh ratus lima puluh juta rupiah),” jelas Ricky.

Sampai saat ini Polisi masih mendalami pihak yang membuat konten hoaks tersebut.

“Ini kan baru ditangkep dinihari tadi, kita akan periksa secara intensif,” kata Ricky.

Pewarta : Sugeng

Berlangganan Konten Berita Wartalika

Artikel ini telah lebih dulu tayang di SITUS INI

Loading...

Pos terkait