Cuman Tambah Menu Baru, Facebook Tetap Biarkan Konten Hoax Tersebar?

  • Whatsapp
Cuman Tambah Menu Baru, Facebook Tetap Biarkan Konten Hoax Tersebar?
Cuman Tambah Menu Baru, Facebook Tetap Biarkan Konten Hoax Tersebar?

Copyright ©techadvisor

Facebook Hanya Berikan Notifikasi Terhadap Pengguna Saja

Oketekno – Berbagai macam cara telah dilakukan oleh para pengembang sosial media untuk memberantas informasi hoax yang tersebar luas di platform-nya. Salah satu yang tengah berjuang keras adalah perusahaan Facebook, dimana sebagai platform sosmed terbesar di Dunia tanggungannya juga lebih besar daripada yang lain.

Muat Lebih

Tidak lama ini ada kabar yang mengungkap kalau raksasa sosmed tersebut telah menghadirkan menu baru yang bertujuan untuk mengurangi konten hoax di layanan miliknya. Menu tersebut nantinya akan bekerja kalau memang ada pengguna yang mau membagikan konten dimana sudah ada laporan tentang konten tersebut.

Simak Nih: Cara Siaran Langsung di Facebook Lewat HP dan PC

Jadi semisal ketika kalian hendak membagikan sebuah video, akan tetapi sebelum publish bakal ada pendeteksian terlebih dahulu bahwasanya video tersebut adalah hoax alias tidak benar. Data ini berdasarkan laporan dari pengguna lain.

Facebook Video
Copyright ©Facebook Newsroom

“Sebelum Anda membagikan konten maka Anda akan tahu bahwa ada pelaporan di kontennya. Kemudian, ada juga menu yang menghubungkan pengguna ke sejumlah informasi seperti Factcheck.org, Lead Stories, PolitiFact, Associated Press, dan 20 Minutes,” seperti itulah yang dikatakan oleh Head of Global Policy Management Facebook bernama Monika Bickert.

Ketahui Yuk: YouTube Jadi Perhatian Publik Ketika Facebook dkk Down

Akan tetapi yang cukup aneh adalah walaupun terbukti video tersebut merupakan palsu, akan tetap pihak Facebook tidak akan menghapusnya. Bickert mengatakan, meski tetap ada akan tetapi dengan dihadirkannya menu baru tersebut pengguna bisa lebih jeli terhadap kontan yang berbau kepalsuan seperti itu.

“Setelah kami tahu bahwa video itu palsu, kami secara dramatis mengurangi distribusinya. Kecepatan sangat penting untuk mengurangi hoax, kami terus meningkatkan respons kami. Pengguna yang mau atau sudah membagikan akan diberitahu bahwa konten itu salah,” begitulah keterangan lanjutan Monika Bickert sebagaimana dilansir dari laman The Verge.

Untuk menu baru Facebook tersebut sekarang sudah mulai dilakukan uji coba pada situs Politics Watchdog, yang merupakan pengunggah pertama video hoax Pelosi. Dan pengguna Facebook yang akan melihat video palsu tersebut, akan diberikan keterangan kalau itu salah dikarenakan telah mengalami pengubahan.

baca juga: Ini Dia Sederet Aplikasi Paling Boros Kuota yang Perlu Dihindari, Facebook Termasuk!

Artikel ini telah lebih dulu tayang di SITUS INI

Pos terkait