Tuhan juga Tak Senang

  • Whatsapp
Tuhan juga Tak Senang - Headline


indopos.co.id – Tak ada seorang pun yang menginginkan perpisahan. Meski kebahagiaan memang ada, namun kerap kali hubungan percintaan harus berakhir karena konflik melanda dan gagal menemukan solusi. Hubungan percintaan antara dua manusia merupakan hal yang kompleks. Bahkan fenomena gugat cerai pada perempuan semakin marak terjadi. 

Aktor dan presenter kenamaan tanah air, Ibnu Jamil menyatakan, suatu pasangan yang memutuskan untuk berpisah telah melalui proses pertimbangan dan pemikiran yang matang. Penyebabnya bisa bermacam-macam. Terlebih pesatnya perkembangan zaman yang membuat semua kebutuhan didapat dengan mudah. Itu bisa melatarbelakangi seseorang berpisah. 

“Kalau kebanyakan kayak gitu pasti beda-beda. Menurut gua, cuman semakin berkembangnya zaman kayak gini. Terus terknologi semakin maju dan semua kebutuhan terpenuhi. Kebutuhannya itu ada di dekat dia semua. Jadi seharusnya tak berlaku cewek atau cowok,” ujarnya kepada INDOPOS melalui telepon di Jakarta, Jumat (3/5/2019).

Peranan dalam keluarga juga bisa berubah. Jika dulu perempuan yang mulai mengurus pekerjaan rumah hingga merawat anak. Kini kaum hawa mendapat hak dan peluang yang sama dengan pria. Merasa tidak mau kalah dengan kaum Adam. Ini terkadang bisa memicu terjadi perceraian. 

“Karena berhubung kaca mata orang Indonesia ini masih dianggap cewek itu di rumah, cowok yang kerja. Tapi lama-lama seiring berjalannya waktu kan nggak begitu. Sekarang cewek juga banyak yang kerja. Jadi itu mungkin udah melatarbelakangi mulai sama nih,” jelas aktor berusia 37 tahun itu.

Kesejahteraan dan keharmonisan rumah tangga tentunya sangat tergantung dari peran suami sebagai kepala rumah tangga dan istri sebagai ibu rumah tangga. Namun ada beberapa kodrat wanita yang tidak ada dalam diri lelaki. “Jadi pengambilan keputusan, mungkin di rumah mungkin sudah mulai sama kadarnya. Karena kebutuhan dia sudah ada. Segala macam nggak perlu, kalau dulu saling melengkapi,” ucap Ibnu. 

“Mungkin masalah urusan dapur suami, untuk urusan mencuci atau beres-beres rumah itu bukan perkerjaan mudah juga. Nah kalau sekarang mungkin bisa dibalik. Bisa dua-duanya kerja. Jadi lebih keegoisan dari masing-masing pihak akan semakin tinggi kayaknya,” tambah dia. 

Kesertaraan gender bisa memunculkan sesuatu hal positif atau sebaliknya. Untuk pasangan yang telah berpisah bisa saja mereka rujuk kembali. Tergantung masalah yang melatarbelakangi. Terlebih dengan kehadiran seorang anak bisa menjadi kerinduan berumah tangga. 

Pemain film ‘Garuda 19’ pada 2014 itu mengatakan, bila perceraian terjadi tentu yang menjadi masalah ialah menyangkut anak. Tiap pasangan yang berpisah harus bisa memahami perasaan anak. “Iya lebih berat dan rasanya akan beda. Jadi pekerjaan rumah banget itu. Kalau gua punya anak memang berat tak sembarangan pisah. Karena semaunya harus dipikirkan pertimbanganya sangat berat. Jujur dari sisi agama, Tuhan juga tak senang,” bebernya. 

Pernikahan Ibnu dan Ade Maya yang telah dijalin sejak 2006 akhirnya kandas di tengah jalan. Mereka resmi bercerai pada 3 Juli 2018. (dan)





Source link

Pos terkait