Wuling Almaz Rakitan Indonesia Dijual di Negara ASEAN Tahun Ini – Berita Otomotif

  • Whatsapp
Wuling Almaz Rakitan Indonesia Dijual di Negara ASEAN Tahun Ini - Berita Otomotif

JAKARTA – Wuling sedang bersiap melakukan ekspor unit utuh (Completely Built Up/CBU) dari Indonesia, dengan sport utility vehicle (SUV) Almaz sebagai model perdana.

Dian Asmahani, Brand Manager PT. SAIC General Motors Wuling (SGMW) Indonesia, membeberkan bahwa Almaz bakal menjadi debut ekspor mereka dari pabrik Cikarang, Bekasi. Adapun waktunya adalah tahun ini.

“Almaz tahun ini akan diekspor ke negara ASEAN (Asia Tenggara),” ucapnya menanggapi pertanyaan Mobil123.com di sela-sela Telkomsel Indonesia International Motor Show (IIMS) 2019, 25 April – 5 Mei kemarin di JIExpo Kemayoran, Jakarta.

Sayangnya, Dian belum bersedia membocorkan waktu pasti dimulainya pengapalan Almaz. Jumlah negara maupun nama negara yang dituju pun masih ditutup rapat-rapat.

“Pokoknya ekspor Almaz, tahun ini, ke negara ASEAN,” ujarnya sambil tersenyum.

Almaz, yang terinspirasi dari bahasa Arab dengan arti ‘berlian’, saat ini dipasarkan hanya dalam satu varian berharga on-the-road Jakarta Rp 318 juta. SUV lima penumpang ini memiliki beberapa kelebihan antara lain mesin 1.5-liter turbo, transmisi CVT 8-percepatan, serta layar sentuh berukuran sangat besar yakni 10 inchi.

Wuling masuk ke Tanah Air dengan membangun pabrik serta area untuk para pemasok komponen dengan luas lahan 60 hektare. Pabrik dengan nilai investasi 700 juta dollar AS (lebih dari Rp 9 triliun) itu punya kapasitas produksi terpasang 120 ribu unit per tahun dan resmi beroperasi pada awal semester kedua 2017.

Almaz sendiri menjadi model keempat sekaligus satu-satunya SUV Wuling di pasar otomotif Nusantara yang baru saja mengaspal pada Februari tahun ini. Sebelumnya, sejak Agustus 2017, Wuling selalu meluncurkan multi purpose vehicle (MPV) yaitu Confero, Cortez, plus Formo.

Bahkan, dalam Telkomsel IIMS 2019, pabrikan asal China ini kembali merilis varian baru dari Confero maupun Cortez. Untuk Confero, Wuling menghadirkan tipe transmisi semiotomatis, sementara untuk Cortez ada tipe mesin 1.5-liter turbo untuk melengkapi opsi mesin sebelumnya yang 1.8-liter dan 1.5-liter.

“Kami belum tahu apakah nanti akan ada yang diekspor ke luar ASEAN atau tidak. Hanya saja saat pabrik di Indonesia pertama kali didirikan tujuannya menjadi basis ekspor ASEAN. Akan tetapi tak menutup kemungkinan suatu saat mengekspornya ke luar region itu. Kita lihat nanti bagaimana. Kami masih fokus ke pasar Indonesia dulu. Usia kami di sini belum 2 tahun,” tandas Dian. [Xan/Ari]

Klik disini untuk masuk ke sumber berita

Loading...

Pos terkait