Nissan Motor Alami Penurunan Penjualan 2018, Laba Bersih Anjlok

  • Whatsapp
Nissan Motor Alami Penurunan Penjualan 2018, Laba Bersih Anjlok

Bisnis.com, JAKARTA – Nissan Motor menderita penurunan penjualan sepanjang 2018, termasuk laba bersihnya, meski kinerja di pasar China meningkat.

Muat Lebih

Berdasarkan laporan laporan keuangan tahunan Nissan, yang dikutip Selasa (14/5/2019), penjualan Nissan secara global turun 4,4 persen lantaran kinerja yang tidak menggembirakan di sejumlah kawasan, terutama di Amerika Serikat dan Eropa. Adapun di pasar China tumbuh 2,9 persen.

Secara global, Nissan mencatatkan penjualan 5,516 juta unit mobil pada 2018.

Sementara itu, laba bersihnya turun drastis 57,3 persen dalam periode itu. Nissan hanya membukukan laba bersih 319,1 miliar yen pada tahun lalu, dibanding tahun sebelumnya yang mencapai 746,9 miliar yen.

Di China, Nissan menyampaikan penjualannya tumbuh 2,9 persen menjadi 1,564 juta unit, mewakili 5,9 persen pangsa pasar. Performa kuatnya di pasar terbesar duna itu dimotori oleh model Kicks terbaru, X-Trail, dan Sylphy.

Namun, di AS, Nissan menorehkan hasil mengecewakan, penjualannya turun 9,3 persen menjadi hanya 1,444 juta unit setara 8,4 penguasaan pangsa pasar. Sementara di Eropa, termasuk Rusia, penjualan Nissan turun signifikan, 17,8 persen, menjadi 536.000 unit jaja.

Kemudian di pasar lainnya, termasuk Asia dan Oceanía, Amerika Latin, Timur Tengah dan Afrika, penjualan Nissan turun tipis 0,4 persen menjadi 815.000 unit.

Khusus di pasar domestik Jepang, performa pasar Nissan tumbuh 2,1 persone, dengan volume penjualan 596.000 unit, didorong menguatnya penjualan Note dan Serena yang judah mengusung teknologi e-Power dan ProPilot.

Pantau terus perkembangan Real Count KPU Pilpres 2019, di sini.



Artikel ini telah lebih dulu tayang di SITUS INI

Pos terkait