Tips Menyiapkan Bekal untuk Anak Prasekolah, Apa Saja?

  • Whatsapp
dr. Alberta Jesslyn Gunardi. BMedSc Hons
Tips Menyiapkan Bekal Untuk Anak Prasekolah, Apa Saja?

Klikdokter.com, Jakarta Kelompok anak prasekolah adalah usia 2-6 tahun, atau masa jenjang taman kanak-kanak atau sebelum sekolah dasar. Pada usia ini, anak-anak tergolong sangat aktif dalam mengenal lingkungannya. Sering kali, asupan gizi mereka kurang jika dibandingkan dengan energi yang dikeluarkan. Karenanya, penting untuk menyiapkan bekal untuk anak dengan memberikan makanan sehat yang memenuhi kebutuhan gizinya.

Muat Lebih

Zaman sekarang, anak-anak sudah merasakan pendidikan prasekolah sejak dini, bahkan dari usia 1,5 tahun. Beberapa sekolah menyiapkan camilan sebagai selingan kegiatan di sekolah. Namun, pada usia yang cukup dini tersebut, tidak semua anak suka dengan makanan yang disediakan tersebut.

Oleh karena itu, Anda sebagai orang tua harus turut serta menyiapkan bekal yang disukai anak untuk tetap mencukup kebutuhan gizi mereka. Apalagi anak usia prasekolah ini sangat aktif, sehingga butuh asupan energi yang memadai agar bisa berkonsentrasi di sekolah. Kebutuhan gizi yang cukup juga penting untuk mendukung kesehatan anak agar ia tak mudah sakit atau tertular penyakit.

Perlu diingat bahwa sistem kekebalan tubuh anak prasekolah belum sempurna dibandingkan dengan orang dewasa. Anak-anak juga lebih rentan mengalami alergi, terlebih lagi jika mencoba makanan baru yang tidak pernah dicoba atau diberikan oleh orang tuanya sebelumnya.

Tips menyiapkan bekal untuk anak prasekolah

Jika si Kecil sudah memasuki masa prasekolah, Anda perlu menyiapkan bekal untuknya. Hal ini bertujuan untuk menjaga kesehatannya dan agar tumbuh kembangnya optimal.

Berikut ini adalah tips menyiapkan bekal untuk anak usia prasekolah:


  1. Prioritas utama: bekal harus sehat dan bersih

Sehat di sini berarti bekal harus bergizi seimbang untuk tumbuh kembang anak. Pastikan menyertakan makanan sumber karbohidrat, protein, lemak, serta vitamin dan mineral. Bekal makan anak juga harus bersih dan higienis, mulai dari tahap pemilihan bahan hingga penyajiannya.


  1. Buat bekal semenarik mungkin

Ini penting untuk mencegah anak malas atau bosan makan bekal yang Anda siapkan. Karenanya, buat  bekal semenarik mungkin. Misalnya nasi dicetak dan dibentuk mirip panda, beruang, atau karakter kesukaannya, telur dibentuk seperti wajah yang sedang tersenyum, dan lain-lain.


  1. Siapkan bekal makanan kesukaan anak

Ajak anak untuk terlibat dalam menyiapkan bekal makanannya. Tanya anak tentang makanan kesukaannya atau mengajaknya saat berbelanja bahan makanan. Selanjutnya, sebagai ibu tugas Anda adalah memastikan makanan kesukaan anak dibuat atau dimodifikasi sesehat mungkin.



Artikel ini telah lebih dulu tayang di SITUS INI

Pos terkait