Suhu Udara di Makkah 48 Derajat Celcius, Lakukan Ini agar Tetap Sehat

  • Whatsapp
jamaah-haji
Suhu Udara Di Makkah 48 Derajat Celcius, Lakukan Ini Agar Tetap Sehat

Indonesiainside.id, Medan – Suhu udara di Tanah Suci Makkah mencapai 48 derajat celcius. Kondisi tersebut cukup rentan berdampak bagi kesehatan. Karenanya, para jamaah diminta benar-benar menjaga kesehatan agar tetap sehat hingga puncak pelaksanaan haji di Arafah.

Sekretaris Jenderal Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI Oscar Primadi meminta agar jamaah menyiapkan diri untuk beradaptasi dengan situasi dan kondisi tersebut. Dia meminta kepada jamaah haji agar menjaga kondisi kesehatan. Jika ada gangguan kesehatan, hubungi petugas kesehatan yang telah ditugaskan oleh pemerintah.

Muat Lebih

“Insya Allah di Makkah maupun di Madinah, kita mempunyai klinik kesehatan haji Indonesia yang cukup baik, bagus dan representatif dengan pelayanan-pelayanan yang lebih paripurna. Di sana ada dokter spesialis ada tempat tidur untuk perawatan dan ada poliklinik, apotek, dan ada ruangan ICU juga dan perawatan lain yang dibutuhkan,” katanya di Asrama Haji Medan, Jumat (12/7).

Pada musim haji tahun ini, jamaah haji Indonesia berjumlah 231.000 orang. Mereka akan berbaur dengan kurang lebih 2 juta jamaah haji dari berbagai negara.

“Kita dan mereka akan melaksanakan prosesi ibadah dalam waktu yang sama dan tempat yang tertentu dalam waktu yang bersamaan pula,” katanya.

Menurut dia, berkumpulnya orang dalam jumlah besar meningkatkan risiko penularan penyakit. Terlebih lagi, cuaca panas yang diperkirakan 48 derajat celcius sangat beresiko menurunkan kondisi kesehatan.

Berikut tips yang disampaikan Oscar kepada jamaah haji di Tanah Suci Makkah dan Madinah’

1. Jangan melakukan aktivitas kontak fisik yang tidak berhubungan dengan ibadah secara berlebihan.

2. Istirahatlah yang cukup.
3. Jaga perilaku hidup bersih dan sehat. Antara lain, cucilah tangan sebelum beraktivitas dan setiap akan menjamah makanan.
4. Pakai masker di luar ruangan
5. Gunakan alat pelindung diri seperti payung, kacamata, dan sandal di luar ruangan.
6. Rajin minum, jangan menunggu haus.
Minum dapat menjaga kebugaran dan menjaga mempertahankan cairan tubuh.
7. Rajin menyemprotkan air ke muka dan anggota badan dengan semprotan yang dibagikan.
8. Makanlah makanan bergizi yang telah disiapkan.
9. Pererat dan perkuat rasa persaudaraan dan saling menjaga sehingga bisa terhindar dari perselisihan. (Aza/Far/INI Network).

Oleh: Anita Sinuhaji

Artikel ini telah lebih dulu tayang di SITUS INI

Pos terkait