Ini Jenis Penyakit yang Harus Diwaspadai saat Mudik

  • Whatsapp
Ini Jenis Penyakit yang Harus Diwaspadai saat Mudik
Ini Jenis Penyakit Yang Harus Diwaspadai Saat Mudik

© suara.com
Tips Nyaman Mudik Bersama Si Kecil ( Shutterstock )
Mantapps.com – Menjelang Lebaran, banyak warga mulai bersiap-siap untuk mudik. Diprediksi, puncak mudik akan mulai terjadi H-7 Lebaran, ayau pada tanggal 29 Mei mendatang. Nah, agar mudik tetap aman dan nyaman, para pemudik diminta untuk mempersiapkan kondisi tubuh selama perjalanan mudik.

Muat Lebih

Loading...

Disampaikan Dirjen Pelayanan Kesehatan Kementerian Kesehatan, dr. Bambang Wibowo, SpOG (K) MARS, para pemudik diimbau untuk mewaspadai beberapa penyakit yang muncul di kala mudik.

“Biasanya karena kelelahan, lalu ISPA atau infeksi saluran napas atas itu tetap ada. Diare juga bisa terjadi karena kebersihan makanan yang dikonsumsi,” ujar dr. Bambang dalam temu media Persiapan Mudik Sehat di Kementerian Kesehatan, Kamis (23/5/2019).

Selain diare karena makanan yang kurang bersih, dr. Bambang juga meminta masyarakat untuk selalu menjaga kebersihan tangan sebelum dan sesudah makan karena dapat menjadi potensi masuknya bakteri di dalam tubuh.

“Cuci tangan juga harus diperhatikan. Kalau mau makan harus cuci tangan dulu yang benar. Pakai air mengalir, atau kalau tidak ada, pakai botol atau gayung. Lalu pakai sabun dan digosok pada semua sisi. Jangan lupa dikeringkan,” ujar dr. Bambang.

Nah, saat mengeringkan tangan, dr. Bambang mengimbau agar masyarakat tidak menggunakan handuk bersama yang diletakkan di toilet umum. Menurutnya handuk tersebut bisa menjadi media penularan bakteri karena digunakan semua orang.

“Biasanya ada handuk yang digantung di toilet umum. Ini bisa bahaya karena bakterinya banyak, lembab. Kalau bisa pakai pengering. Atau dijemur di panas matahari,” tambah dia.

Selain itu dr Bambang juga meminta pemudik yang hamil untuk memahami kondisinya. Ketika merasa tidak mampu melakukan perjalanan jauh, maka ia memgimbau untuk tidak memaksakan diri.

“Harusnya bisa ukur diri sendiri. Tahu mana yang prioritas. Hamil ada flek masa mau berangkat. Prinsipnya tidak ada larangan. Tapi kalau kontraksi terus menerus, flek, stres fisik psikis itu bisa emperberat kontraksi. Kalau tidak ada penyulit tidak dilarang, tapi baiknya diukur mana yang diprioritaskan,” tandasnya.

Ilustrasi. (Sumber: Shuttertsock)© suara.com
Ilustrasi. (Sumber: Shuttertsock)

Artikel ini telah lebih dulu tayang di SITUS INI

Loading...

Pos terkait