Dinkes Jatim Siapkan 1.584 Fasilitas Kesehatan untuk Mudik – 2019

  • Whatsapp
Dinkes Jatim Siapkan 1.584 Fasilitas Kesehatan untuk Mudik - 2019

Oleh: Rizki Daniarto

SurabayaInside.com, Surabaya – Sebanyak 1.584 fasilitas kesehatan di sepanjang jalur mudik di Jawa Timur telah disiagakan Dinas Kesehatan (Dinkes) Jawa Timur. Ini untuk melayani masyarakat yang ingin berpergian.

Rinciannya, 239 unit rumah sakit, 924 puskesmas, 243 tambahan pos pengamanan, dan 178 klinik yang akan disiapkan di seluruh jalur mudik. Seluruh fasilitas kesehatan itu tersebar di beberapa titik. Tidak hanya rest area jalan tol dan posko mudik Idul Fitri, tapi di titik-titik yang dinilai perlu. Masing-masing juga disiagakan petugas sesuai dengan kapasitas fasilitas kesehatan.

“Di tiap pos ada petugas jaga dengan tiga shift. Nanti akan kami hitung kekuatannya,” ungkap Kepala Dinkes Jawa Timur, Kohar Heri Santoso, Selasa (14/5).

Selain itu, Dinkes Jawa Timur melakukan pengecekan kesehatan karyawan perusahaan otobus (PO). Sebagian sudah dilakukan pemeriksaan kesehatannya. Cek kesehatan pengemudi bus ini bakal dilakukan secara berkala dan rutin. Materi pemeriksaan tersebut meliputi tekanan darah hingga tes kesehatan lainnya.

“Kedua, kami akan melakukan sosialisasi nanti H-10 dengan membuka pos kesehatan,” ungkap Kohar.

Kepada masyarakat, Dinkes Jawa Timur menyosialisasikan tips mudik sehat dan selamat. Di antaranya membawa bekal yang cukup termasuk obat-obatan.

“Selanjutnya, upayakan pengemudi dan kendaraan pada kondisi prima. Saya meminta pemudik datang ke pos kesehatan kalau memang ada keluhan. Selain itu, istirahatlah 15 menit setiap setelah dua jam mengemudi. Kemudian kelola emosi ketika mengemudi,” tuturnya.

Menurut Kohar, ada berbagai macam keluhan umum dari pemudik saat arus mudik, yaitu kelelahan karena dehidrasi kemudian kecapaian di jalan.

“Kalau yang masuk pos kesehatan itu umumnya karena kecapaian, tetapi ada juga karena penyakit saluran napas, saluran cerna. Ini kami antisipasi. Kemudian, biasanya habis puasa orang cenderung ‘balas dendam’ makan berlebihan. Ini bisa jadi diare dan lain sebagainya,” katanya. (Riz)

Artikel ini telah lebih dulu tayang di SITUS INI

Pos terkait