The Pretty Boys: Kolaborasi Bintang-bintang Komedi Indonesia

  • Whatsapp
The Pretty Boys: Kolaborasi Bintang-bintang Komedi Indonesia
The Pretty Boys: Kolaborasi Bintang Bintang Komedi Indonesia

Apa yang terjadi ketika komedian sekelas Imam Darto, Deddy Mahendra Desta, Vincent Rompies, serta dokter kondang Tompi bekerja sama menelurkan sebuah film komedi? The Pretty Boys adalah jawabannya.

Film yang akan tayang 19 September 2019 ini menawarkan tema
dunia entertainment yaitu kehidupan MC atau master of ceremonies yang selama ini kurang banyak dieksplorasi. “Selama ini kehidupan musisi atau artis adalah kehidupan yang sering sekali diangkat. Padahal MC juga profesi yang seksi,” ungkap Tompi dalam press conference sekaligus peluncuran trailer film ini di Ecology Bistro Kemang, Jakarta Selatan, 2 Agustus 2019.

Muat Lebih

Loading...

The Pretty Boys menjadi film layar lebar pertama Tompi yang berperan sebagai sutradara dan Dedi Mahendra Desta sebagai produser. Mereka bekerja sama dengan Imam Darto sebagai penulis naskah.

Selain Vincent Rompies, film The Pretty Boys ini menghadirkan bintang-bintang papan atas seperti Roy Marten, Danilla Riyadi, Tora Sudiro, Hesty Purwadinata, Natasha Rizky, Glenn Fredly, Najwa Shihab, juga Onadio Leonardo.

Dari sisi cerita, The Pretty Boys menceritakan kisah dua pemuda dari desa dengan mimpinya menaklukkan kehidupan ibukota dan kecintaan mereka terhadap profesi MC. Film ini, dijamin Tompi akan menawarkan drama yang digarap dengan sangat serius dan menawarkan tontonan yang sedikit berbeda.

Dari sisi cerita, The Pretty Boys memiliki akses cerita dengan originalitas yang tinggi mengingat kehidupan MC adalah kehidupan yang akrab bagi produser dan penulis cerita film ini. “Kami mengetahui situasi profesi host di belakang layar. Kondisi-kondisi mengenai pembayaran fee bahkan penonton bayaran. Jadi ada colongan-colongan profesi seperti itu dalam film ini,” ujar Imam Darto.

Jadi, jangan ketinggalan menyaksikan The Pretty Boys jika Anda tidak ingin ketinggalan hiburan berkualitas. “Ini adalah film yang dibuat dengan hati. Semua yang terlibat di sini lebih daripada kapasitasnya. Semoga perjuangan-perjuangan anak rantau, orang yang bermasalah dengan ayahnya bisa dihadirkan dalam tayangan ini dan berkontribusi dalam perfilman Indonesia,” ujar Imam Darto lagi. (E-4)

Artikel ini telah lebih dulu tayang di SITUS INI

Loading...

Pos terkait