Bahaya Kecanduan Sosial Media dan Cara Menghindarinya

  • Whatsapp
Bahaya Kecanduan Sosial Media dan Cara Menghindarinya
Bahaya Kecanduan Sosial Media Dan Cara Menghindarinya

SEKARANG INI, media sosial seperti Instagram, Twitter, Facebook, hingga YouTube menjadi bagian yang tak terpisahkan bagi individu. Apalagi untuk kaum milenial. Ada rasa yang kurang apabila sehari tak membuka platform tersebut.

Apabila penggunaan media sosial yang berlebihan dan tidak terkontrol dapat menyebabkan candu yang tidak baik untuk kita.

Muat Lebih

Loading...

Sebetulnya, media sosial dapat menjadi wadah yang sangat bermanfaat apabila kita dapat menggunakannya dengan bijak dan benar. Akan tetapi, seringkali kita temui di media sosial banyaknya berita bohong atau hoax yang beredar, berbagai ujaran kebencian, hingga komentar-komentar pedas atau nyinyir lainnya yang tentu saja hal tersebut dinilai kurang etis dan dapat melukai hati perasaan orang lain.

Dalam bersosial media, kita memang bebas untuk mengutarakan perasaan dan pendapat. Namun, sangat disayangkan jika kita melakukannya dengan cara yang kurang benar. Bebas berpendapat bukan berarti kita bebas berbicara sembarangan dan berkomentar tanpa memberikan saran yang membangun, apalagi menjatuhkan orang lain.

Apabila kita memiliki pendapat ataupun komentar yang dirasa tidak terlalu penting untuk disampaikan kepada orang lain, baiknya kita simpan untuk diri sendiri.

Dalam hal ini, terdapat etika dan tindakan yang bisa kita terapkan agar kita dapat bijak dalam bersosial media seperti yang sudah dirangkum sebagai berikut :

1. Menjaga ucapan
Kita harus bisa menjaga ucapan yang disampaikan seperti berkomentar atau berpendapat di media sosial atau berpikir terlebih dahulu sebelum berucap dalam sosial media.

2. Menjadi netizen yang cerdas dan cermat
Tidak semata menelan mentah-mentah informasi yang diberikan orang lain. Harus cek ulang segala informasi yang beredar dari sumber yang sekiranya terpercaya dengan tidak menyebar berita bohong atau hoax.

3. Memfollow akun yang sekiranya memberi manfaat baik
Dalam hal ini, hindari akun-akun gosip maupun akun-akun yang nyinyir dan suka memberikan berita bohong atau hoax. Sedikit banyaknya kita akan terlibat gosip dengan mengikuti atau menjadikan pertemanan dengan akun tersebut.

4. Awasi anak bersosial media
Anak dibawah umur yang sudah bermain sosial media alangkah baiknya tetap dalam pengawasan orang tua dan dibatasi penggunaannya, agar lebih bijak dalam memanfaatkan sosial media tersebut.

6. Media sosial dalam pengawasan pemerintah
Bijak, cermat, dan cerdas dalam bersosial media membutikan kecerdasan penggunanya. karena harus selalu ingat bahwa segala tindakan yang kita lakukan di sosial media terdapat sanksi yang telah diatur pemerintah.

Jika netizen di Indonesia sudah paham etika yang baik dan benar dalam bersosial media, saya rasa kita semua dapat menyerap manfaat yang baik dari sosial media itu sendiri. Seperti kemudahan untuk mendapatkan informasi, dan ketentraman hati dan pikiran saat bermain media sosial karena berkurangnya komentar-komentar pedas dan kata-kata nyinyir lainnya.

Tulisan ini adalah kiriman dari pembaca Koropak, isi dari opini di luar tanggung jawab redaksi. Cara kirim tulisan, klik disini !

Artikel ini telah lebih dulu tayang di SITUS INI

Loading...

Pos terkait