FAJAR.CO.ID | NATIONAL NETWORK

  • Whatsapp
FAJAR.CO.ID | NATIONAL NETWORK
Fajar.co.id | National Network

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR— Bank Negara Indonesia (BNI) gencar menggenjot bisnis nontunai. Salah satunya dari transaksi mesin electronic data capture (EDC).

Muat Lebih

Direktur Bisnis Konsumer BNI, Tambok PS Simanjuntak mengatakan pertumbuhan transaksi pada mesin EDC tumbuh signifikan tiap tahun. Kata dia, ini seiring tren transaksi nontunai yang kian masif. Tahun ini, pihaknya menargetkan transaksi EDC tembus Rp107 triliun secara nasional.

“Kita optimis dan realistis meskipun ini hampir naik 100 persen dari tahun lalu. Pada periode libur Lebaran, transaksinya naik hampir 300 persen,” ungkapnya.

Pihaknya mencatat, dari total transaksi di EDC masih banyak atau sekitar 60 persen berasal dari kartu kredit. Peruntukannya juga lebih banyak di merchant yang berfungsi memenuhi kebutuhan sehari-hari seperti makanan dan minuman, fesyen, hingga pengisian bensin untuk transportasi.

“Selain itu juga dari toko-toko ritel menyumbang cukup besar. Salah satunya di Toko Satu Sama ini yang menjadi Top Merchant karena menyumbang transaksi cukup besar. Sehingga kami berikan reward,” tandasnya.

Owner Toko Satu Sama, Erwin Peter menuturkan kerja sama dengan BNI sudah berjalan sekitar 10 tahun. Dia mengaku pelanggan sangat antusias memanfaatkan diskon yang diberikan BNI. Terutama saat ada promo-promo harga khusus.

“Pelanggan bahkan kadang menelpon menanyakan promo yang diberikan. Terutama ada promo 10 persen dan sebagainya,” jelasnya.

Dia mengakui tiap bulan mencatat transaksi nontunai cukup besar. Terutama dari para pemegang kartu kredit dan kartu debit BNI. Ini karena support BNI yang cukup besar dengan memberikan promo. “Rata-rata tembus Rp3 miliar perbulan. Ini disumbang 12 mesin EDC yang kami punya,” bebernya.(fik).



Artikel ini telah lebih dulu tayang di SITUS INI

Pos terkait