Wacana Perwako Perlindungan Ulama Sarat Muatan Politik

  • Whatsapp
Wacana Perwako Perlindungan Ulama Sarat Muatan Politik
Wacana Perwako Perlindungan Ulama Sarat Muatan Politik

Covesia.com – Pengamat Politik Universitas Andalas (Unand) Padang Sumatera Barat (Sumbar) Edi Indrizal menilai wacana Walikota Padang Mahyeldi untuk menerbitkan Perwako perlindungan ulama sarat muatan politik.

“Tentu saja ada dimensi politiknya, yang sangat mungkin tentu terindikasi muatan kepentingan politik populis,” ungkap Edi saat ditanyai Covesia.com melalui pesan singkat whatsapp, Rabu (31/7/2019).

Muat Lebih

Loading...

Hal ini tentu bukan tanpa alasan, lanjut Edi. Pasalnya, Sumbar dihadapkan dengan pemilihan gubernur (Pilgub) 2020 di mana Mahyeldi termasuk salah satu walikota yang berpotensi maju dalam Pilgub Sumbar.

“Yang terpenting kebijakan itu jangan sampai dibuat berlawanan dengan Undang-Undang dan jangan sampai pembelaan kepada elit menjadi ekslusif dari kepentingan umum publik,” ungkapnya.

Sejatinya, lanjut Koordinator Lembaga Survei Indonesia (LSI) Wilayah III ini, setiap warga memiliki kedudukan yang sama secara hukum dan begitu juga secara agama.

Sebelumnya, Walikota Padang Mahyeldi Ansharullah saat hadir di Kajian Akbar bersama Ustad Adi Hidayat di GOR Adzkia, Taratak Paneh, Padang, Jumat (26/7/2019) mengatakan sebagai walikota ia berkewajiban memberi perlindungan kepada ulama dan tokoh masyarakat. Untuk itu, ia akan mempercepat penerbitan dan menandatangani Perwako tentang Perlindungan Ulama dan Tokoh masyarakat

(utr)

Artikel ini telah lebih dulu tayang di SITUS INI

Loading...

Pos terkait