Sidang Sengketa Pemilu di MK Sita Perhatian Publik, Pakar Psikologi Politik Sebut Baik untuk Edukasi

  • Whatsapp
Sidang Sengketa Pemilu di MK Sita Perhatian Publik, Pakar Psikologi Politik Sebut Baik untuk Edukasi
Sidang Sengketa Pemilu Di Mk Sita Perhatian Publik, Pakar Psikologi Politik Sebut Baik Untuk Edukasi

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Luhur Pambudi

Muat Lebih

Mantapps.com, SURABAYA – Sidang perdana permohonan Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) yang berlangsung di Mahkamah Konstitusi (MK) Jakarta, Jumat (14/6/2019) kemarin, menyita perhatian publik.

Sehari pasca sidang perdana, sebagian besar percakapan masyarakat didominasi oleh hasil sementara sidang perdana PHPU tersebut.

Bagi Pakar Psikologi Politik Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya (Untag), Andik Matulessy, hal tersebut berdampak positif bagi edukasi politik masyarakat Indonesia.

• Potensi Konflik Pasca Pemilu Bak Api dalam Sekam, Psikolog Politik Untag Apresias Deklarasi Damai

• Prabowo dan Sandiaga Uno Tak Hadiri Sidang Sengketa Pilpres 2019 di MK, BPN Beberkan Alasannya!

Menurut Andik, penyelesaian masalah secara hukum, sebagaimana yang tengah berlangsung di MK, merupakan cara paling ampuh menuntaskan konflik.

“Menurut saya bagus, karena segala persoalan diselesaikan secara hukum, tidak lagi dalam konteks konflik, tidak lagi dalam konteks turun ke jalan,” ucapnya saat dihubungi TribunJatim.com, Sabtu (15/6/2019).

Penuntasan perseteruan secara hukum, lanjut Andik, diamini sebagai cara yang paling adil dan objektif.

• Karang Taruna Kabupaten Sidoarjo Tolak Keras Aksi Kerusuhan Saat Sidang Gugatan Pemilu 2019 di MK

“Karena menurut saya, penyelesaian hukum itu lebih adil daripada menggunakan cara penyelesaian yang lain,” katanya.

“Lebih clear, lebih objektif, dan lebih menimbulkan rasa keadilan,” lanjutnya.

Namun, dia mengatakan ada satu catatan penting, yakni lembaga negara yang bertindak sebagai penengah konflik itu harus tetap berlaku jujur dan tidak berpihak.

“Bawa kuncinya sekarang adalah MK itu harus benar-benar tidak boleh diintervensi. Yang penting kan ada di situ, tidak ada intervensi,” tandasnya.

Yuk Subscribe YouTube Channel TribunJatim.com:



Artikel ini telah lebih dulu tayang di SITUS INI

Pos terkait