Perempuan Jangan Hanya Modal Cantik Terjun Dunia Politik

  • Whatsapp
Pengamat: Perempuan Jangan Hanya Modal Cantik Terjun Dunia Politik
Pengamat: Perempuan Jangan Hanya Modal Cantik Terjun Dunia Politik

apahabar.com, BANJARMASIN – Pengamat sosial politik Universitas Lambung Mangkutan (ULM), Andi Tendri Sompa menilai peran perempuan dalam membangun daerah, patut diperhatikan publik.

Menurut Andi Tenri, ada persamaan hak antara perempuan dan laki-laki di sejumlah bidang, salah satunya dalam ranah politik dan profesi lainnya.

Muat Lebih

Loading...

“Perempuan yang ingin dipandang jangan hanya bermodal cantik, tetapi harus memiliki potensi diri,” ucapnya saat menyampaikan materi.

Akademisi ULM ini mencurahkan faktor dasar kaum hawa tak menonjol tampil di depan publik.

Di antaranya, masih tertanam paradigma keliru tentang dunia politik, sehingga perempuan enggan terjun langsung untuk ambil bagian.

Padahal saat ini pintu terbuka bagi perempuan yang ingin berkecimpung di dunia politik.

Sebagaimana UU No. 2 Tahun 2008 mengamanahkan partai politik dan parlemen untuk menyertakan keterwakilan perempuan minimal 30 persen dari total anggota.

Andi Tenri menekankan kaum hawa tidak menutup diri. Ditekannya, perempuan yang telah duduk di kursi parlemen atau sebagai wakil rakyat harus membuahkan hasil, menyuarakan asprirasi masyarakat.

“Menurutnya saya pribadi tidak penting 30 persen itu, yang terpenting upaya potensial apa sih yang diinginkan perempuan, apa sih kepentingan perempun yang harus disalurkan dalam konteks kebijakan publik,” sebutnya.

Dia juga menyebutkan di Kalimantan Selatan keterlibatan perempuan di dunia politik, cukup berkembang. Dipaparkannya saat ini calon anggota DRPD terpilih ada 11 orang dari kaum hawa.

Jumlah itu bertambah 3 orang dari pemilu legislatif 2014 lalu, selain itu ada juga kepala daerah di Kalsel dijabat seorang perempun, yakni Bupati Barito Kuala Hj Noormiliyani.

“Saya lihat sudah bermakna kehadiran perempuan di situ, meski 30 persen belum tercapai. Buktinya ketua DPRD Banjarmasin juga perempuan, dan Bupati Barito Kuala yang sebelumnya Ketua DPRD Provinsi,” pungkasnya.

Reporter: Bahaudin Qusairi
Editor: Fariz Fadhillah

Artikel ini telah lebih dulu tayang di SITUS INI

Loading...

Pos terkait