Pandangan Politik Ahmad Dhani Menentukan Lokasi Sel Tahanannya di Rutan Klas I Cipinang

  • Whatsapp
Pandangan Politik Ahmad Dhani Menentukan Lokasi Sel Tahanannya di Rutan Klas I Cipinang
Pandangan Politik Ahmad Dhani Menentukan Lokasi Sel Tahanannya Di Rutan Klas I Cipinang

Meski belum mengetahui kepastian pemindahan Ahmad Dhani dari Rutan Klas I Surabaya di Medaeng, Sidoarjo menuju Rutan Klas I Cipinang, Jakarta Timur, Karutan Klas I Cipinang, Oga Darmawan telah mempersiapkan rapat koordinasi.

Muat Lebih

Rapat tersebut terkait lokasi penempatan sel tahanan Ahmad Dhani apabila esok pagi ia dipastikan akan dipindahkan ke Rutan Klas I Cipinang.

“Kami akan merapatkan dengan para kasie, terlebih khusus kepala keamanan. Pertimbangan itu lah yang jadi masukan untuk menempatkan beliau,” ucap Oga saat dikonfirmasi, Rabu (12/6).

Hal itu dilakukan agar keselamatan Ahmad Dhani terjamin apabila ditempatkan dengan orang-orang yang memiliki pandangan politik yang sama seperti dirinya.

“Jangan sampai kami tempatkan beliau di tempat yang pandangan politiknya berbeda, kan gitu,” jelasnya.

• Usai Vonis Hakim, Ahmad Dhani Pulang ke Jakarta dan Tak Akan Disambut Keluarga, Ini Penyebabnya

• Terungkap, Kepala Rutan Belum Tahu Kabar Pengembalian Ahmad Dhani Ke Rutan Klas I Cipinang

• Divonis 1 Tahun Penjara oleh PN Surabaya, Ahmad Dhani Prasetyo Dipindahkan ke Jakarta Kamis Esok

Lebih jauh lagi, Oga memastikan Ahmad Dhani tidak akan mendapatkan perlakuan istimewa di dalam rutan.

Terlebih lagi, jumlah tahanan di Rutan Klas I Cipinang sudah melebihi kapasitas.

“Yang jelas kami itu kan overcrowded, kapasitas 1.100 tapi penghuninya 4.326 per hari ini. Kepenuhan 300 persen, nah tentunya dalam kedatangan beliau sebagai public figure kami tidak mau sembarangan kan gitu. Enggak ada (yang spesial) sama semua, enggak ada AC, TV, DVD Player, enggak ada sama sekali,” kata Oga.

Sebelumnya, Ahmad Dhani divonis 1 tahun penjara oleh Pengadilan Negeri (PN) Surabaya.

Dhani terbukti bersalah melakukan tindak pidana menyebarkan informasi (vlog berisi kata ‘idiot’) yang ditujukan untuk mencemarkan nama baik.

Sedangkan terkait kasus ujaran kebencian di PN Jakarta Selatan, Dhani divonis 1 tahun 6 bulan penjara pada 31 Januari 2019.

Setelah banding, hukumannya menyusut menjadi 1 tahun. Saat ini jaksa sedang upaya kasasi atas putusan tersebut. (abs)



Artikel ini telah lebih dulu tayang di SITUS INI

Pos terkait