Mahkamah Konstitusi Tidak Boleh Diintervensi oleh Politik oleh Fernandes Edison Doku Bani

  • Whatsapp
Mahkamah Konstitusi Tidak Boleh Diintervensi oleh Politik oleh Fernandes Edison Doku Bani
Mahkamah Konstitusi Tidak Boleh Diintervensi Oleh Politik Oleh Fernandes Edison Doku Bani

Saat membuka sidang sengketa Pilpres, Ketua Majelis Hakim Konstitusi Anwar Usman menegaskan bahwa seluruh hakim konstitusi dan jajaran Mahkamah Konstitusi (MK) tetap independen dalam menyelesaikan sengketa hasil Pemilu Presiden 2019.”Tidak hanya sembilan hakim konstitusi, namun kami semua tidak tunduk dan takut pada siapa pun, kami tidak bisa diintervensi pada siapapun. Kami hanya tunduk pada konstitusi dan peraturan perundang-undangan yang sesuai dengan konstitusi serta kepada Allah SWT,” ujar Anwar saat sidang pleno pilpres di Gedung MK Jakarta, Jumat (14/6/2019).

Muat Lebih

“Seperti yang pernah kami sampaikan, bahwa kami tidak tunduk pada siapapun dan tidak takut pada siapapun,” ujar Anwar.

Anwar meyakinkan bahwa dalam memutus perkara hasil pemilihan umum, MK akan bersikap independen dan memutus sesuai konstitusi.

“Sejak kami ucapkan sumpah, kami bertekad tidak bisa dipengaruhi siapapun dan hanya takut pada Allah,” kata Anwar.

Politisi PKS Mardani Ali Sera yang juga wakil ketua BPN Prabowo-Sandi berhadap Mahkamah Konstitusi (MK) mengadili dan memutuskan perkara sengketa hasil Pilpres 2019 bebas dari intervensi dari pihak manapun. MK juga harus berlaku adil dan transparan.

“Kita masih percaya lembaga peradilan di Indonesia. Saya berharap MK bisa tetap adil memutus perkara sengketa Pilpres, Ujarnya”

Dan tentu seluruh masyarakat Indonesia mengharapkan MK benar-benar taat akan konstitusi dan tidak mendapatkan tekanan dan intervensi dari pihak manapun.

Sumber:
1.https://nasional.kompas.com
2.https://www.beritasatu.com
3.https://koran.tempo.co




Artikel ini telah lebih dulu tayang di SITUS INI

Pos terkait