Jokowi Ajak Move On Dari Perbedaan Politik Saat Pilpres

  • Whatsapp
Ajakan Joko Widodo ‘Move On’ Dari Perbedaan Politik Saat Pilpres
Ajakan Joko Widodo 'move On' Dari Perbedaan Politik Saat Pilpres | Lpi

Mantapps.com, Indonesia’s Electorate Institute (LPI), JAKARTA-Presiden dan Wakil Presiden terpilih, Joko Widodo (Jokowi) dan KH Ma’ruf Amin mengimbau kepada masyarakat untuk kembali bersatu paska penetapannya oleh Komisi Pemilihan Umum ( KPU) sebagai presiden dan wakil presiden terpilih melalui rapat pleno KPU terbuka, Minggu 30 Juni 2019.

Jokowi mengajak  masyarakat bisa  melupakan perbedaan politik antara paslon nomor urut 01 dan 02 pada laga gelaran Pilpres 2019, 17 April lalu.

Muat Lebih

Loading...

“Saya mengajak rakyat Indonesia melupakan perbedaan politik yang sempat membelah kita, nomor 02 dan 01. Kita harus bersatu kembali menjadi Indonesia, negeri Pancasila yang mempersatukan,” sebut Jokowi pada pidatonya saat penetapan presiden dan wapres di Gedung Komisi Pemilihan Umum, Minggu 30 Juni 2019.

Hal senada juga disampaikan oleh KH Ma’ruf Amin, dirinya pun berharap agar masyarakat dapat kembali rukun demi kemaslahatan bangsa.

“Jangan lagi ada tidak bertegur sapa antara satu dan yang lain, antar-tetangga, antar-teman, antar-keluarga hanya karena berbeda pilihan politik,” imbuh KH Ma’ruf.

Semua hubungan yang terputus, lanjut  KH Ma’ruf, harus disambung kembali. Pasalnya  masih banyak pekerjaan besar yang membutuhkan persatuan Indonesia.

Pada pidatonya, Jokowi juga mengajak pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno untuk bersama membangun bangsa.

Jokowi merasa yakin jika keduanya sebagai sosok patriot yang menginginkan negara semakin kuat, maju, adil, dan makmur.

Jokowi juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada Rakyat Indonesia yang kembali memberi kepercayaan kepadanya dan KH Ma’ruf Amin, oleh karenanya Jokowi berkomitmen  menjalankan pemerintahan sebaik mungkin.

“Kami berdua akan mendedikasikan diri untuk mencapai cita-cita para pendiri bangsa. Kami berdua akan berjuang sekuat tenaga, akan bekerja sekuat tenaga untuk melanjutkan fondasi yang telah kami bangun bersama Pak Jusuf Kalla pada periode pertama pemerintahan,” ucap Jokowi.

Ketua KPU Arief Budiman secara resmi menetapkan Jokowi-Ma’ruf sebagai calon terpilih pada rapat pleno terbuka di Gedung KPU, Jakarta melalui surat  keputusan (SK) SK 1185/PL.01.09-Kpt/06/KPU/VI/2019.

“Menetapkan Pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden Terpilih dalam Pemilihan Umum Presiden dan Wakil Presiden Tahun 2019 Nomor Urut 01, Sdr. Ir. H. Joko Widodo dan Sdr. Prof. Dr. (HC) KH. Ma’ruf Amin dengan perolehan suara sebanyak 85.607.362 suara atau 55,50 persen dari total suara sah nasional, sebagai Pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden Terpilih Periode Tahun 2019-2024,” ucap Arief.

Pewarta : Dedy Kusnaedi

Artikel ini telah lebih dulu tayang di SITUS INI

Loading...

Pos terkait