Jika Terpilih Sandi Akan Ambil Alih Kendali Indosat

  • Whatsapp

Mantapps.com – Seperti yang diketahui, saat ini 65% atau setara 3.532.056.600 lembar saham PT Indosat Tbk dikuasai oleh Ooredoo Asia Pte. Ltd yang sekaligus menjadikan perusahaan asal Qatar itu pengendali Indosat.

Namun, Cawapres nomor urut 02 Sandiaga Uno berjanji akan mengambil alih kendali tersebut bila ia terpilih dengan cara pembelian saham kembali atau buyback.

Muat Lebih

Loading...

Mengutip keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia, perusahaan telekomunikasi yang sahamnya diperdagangkan dengan kode ISAT itu masih mencatatkan rugi bersih Rp 2,4 triliun sepanjang 2018. Perseroan juga mencatatkan rugi per saham Rp 442,38.

Kondisi tersebut terpantau lebih buruk ketimbang kinerja tahun sebelumnya. Tahun 2017, ISAT masih mencatatkan laba Rp 1,13 triliun.

Dikabarkan, memburuknya kinerja ISAT disebabkan oleh anjloknya pendapatan sebesar Rp 6,6 triliun (22,68%). Di mana, ISAT hanya mampu mengantongi pendapatan Rp 23,14 triliun pada tahun 2018. Padahal, di 2017 perusahaan masih bisa menggalang pendapatan Rp 29,93 triliun.

Sebenarnya, perusahaan sudah melakukan sejumlah upaya efisiensi yang tercermin dari penurunan beban pada penyelenggaraan jasa, penyusutan & amortisasi, pemasaran serta umum & administrasi.

Namun, efisiensi yang dilakukan tampaknya belum mampu mengimbangi penurunan pendapatan yang terjadi.

Wacana pembelian kembali (buyback) saham PT Indosat Tbk lagi-lagi mencuat setelah Cawapres nomor urut 02 Sandiaga Uno mengumumkan rencana merealisasikan janji yang belum ditunaikan Jokowi itu.

Hal tersebut disampaikan sebagai salah satu janji kampanye. Jika terpilih, Sandiaga akan melakukan komunikasi dengan Qatar soal rencana buyback Indosat. Upaya ini juga bagian strateginya yang diberi nama Big Push.

Contributor: Mantapps

Loading...

Pos terkait