Jadi Viral, Perjumpaan Dua Tokoh Politik Idola Publik SBT Ini

  • Whatsapp
Jadi Viral, Perjumpaan Dua Tokoh Politik Idola Publik SBT Ini
Jadi Viral, Perjumpaan Dua Tokoh Politik Idola Publik Sbt Ini

BERITABETA.COM, Ambon – Publik di Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT), Provinsi Maluku, kembali
dipertontonkan dengan sebuah moment menarik atas perjumpaan dua sosok politisi
asal negeri berjuluk “Ita Wotu Nusa” ini.

Muat Lebih

Ya, boleh
dikata momentum di “Hari Bahagia”  ini
benar-benar special. Ada perjumpaan kedua sosok penting yang selama ini menjadi
kiblat politik bagi publik di Kabupaten BT. Keduanya bertemu usai sholat Idul Fitri
di Masjid Raya Bula, Rabu pagi (5/6/2019).

Siapa lagi
kalau bukan perjumpaan antara Bupati SBT Mukti Keliobas dengan mantan Bupati
SBT dua periode Abdullah Vanath.  Apa
istimewanya? Tentunya tak lain terkait “track record” politik dan  “foreplay” (pemanasan) politik menuju Pilkada
SBT yang akan dihelat di tahun 2020 mendatang.

“Inysa Allah
SBT kedepan akan semakin lebih baik. Ya Allah jaga dan lindungilah para
pemimpin kami ini, agar daerah yang mereka pimpin ini akan semakin makmur dan
maju lagi dari daerah-daerah lain,” tulis akun dengan nama Rull Lesttakel dalam
statusnya yang dipublis berseta tampilan gambar pertemuan kedua sosok di Group
Facebook New Pilar SBT, Rabu sore (5/6/2019).

Tampak Bupati Mukti Keliobas sedang berkomunikasi dengan mantan Bupati SBT Abdullah Vanath

Bagi publik
SBT, pertemuan kedua politisi ini teantunya dianggap istimewa dan bukan  hal biasa. Di satu sisi  memory kolektif publik SBT telah lama terbiasa
dengan melihat unsur perbedaan (rivalitas) antara keduanya, disisi lain
perjumpaan special ini tidak pernah terjadi selama puluhan tahun,  sehingga kehadiran keduanya dalam sebuah
moment menjadi menarik diperbincangkan.

Berdasarkan cacatan redaksi beritabeta.com, dalam konstalasi politik lokal SBT, selama terbentuknya kabupaten ini, jejak kedua politisi ini sering berada di persimpangan jalan. Boleh dikata ibarat “air dan minyak”.

MK, begitu
sapaan akrab Mukti Keliobas pernah dua kali menjadi rival politik AV, sebutan
bagi Abdullah Vanath di ajang pilkada yang dihelat di kabuputen ini.

Hingga berakhirnya masa kepemimpinan AV, dan MK berhasil mengambil alih tampuk kekuasaan di Kabupaten SBT, rivalitas kedua figur ini terus terasa, meski panggung bagi pertemuan keduanya sudah berakhir.

“Wajar jika
pertemuan keduanya menjadi sorotan dan perbincangan, karena baik MK dan AV
mereka memiliki patron politik yang berbeda, selain itu jejak kedua pilitisi
ini tak pernah luput dari perbedaan dalam event poilitik skala lokal selama ini,”
tandas Amin Rumbara salah satu tokoh muda SBT yang dimintai tanggapan terkait
memont ini.

Meski
demikian, Amin mengaku puas dengan terjadinya perjumpaan kedua sosok politisi ini.
Pasalnya, pertemuan yang terjadi di momentum Idul Fitri ini, telah menjadi
pesan penting bagi seluruh masyarakat SBT, bahwa politik tidak bisa serta merta
menghalangi silaturahim antar sesama umat apalagi bagi meraka para pemimpin.

“Jika kita
objektif maka pertemuan kedua sosok itu menjadi hal yang lumrah. Namun, juga
tidak bisa dinafikan cara pandang berbeda masyarakat dalam melihat moment ini
juga merupakan hal yang wajar. Tapi yang penting kita doakan dari pertemuan ini
akan mampu melahirkan sebuah hasil yang paripurna. Artinya akan ada pembaruan
ide yang dihasilkan untuk kebaikan dan kemajuan  daerah ini kedepan,” tandasnya.

Pantauan
beritabeta.com selama satu bulan terakhir, reka-reka publik SBT terhadap siapa
pasangan figur Calon Bupati –Wakil Bupati SBT periode mendatang, memang begitu
kuat dihebuskan sejumlah netizen asal daerah tersebut  di media sosial.

Gamangnya
publik SBT dengan menyuarakan isu-isu politik terkait Pilkada SBT mendatang
juga cukup terasa dengan hadirnya sejumlah informasi komposisi sejumlah figur lokal
 yang dijagokan bakal bertarung di ajang
pilkada mendatang.

Lewat group facebook
New Pilar SBT, redaksi beritabeta.com sering memantau postingan berupa aduan
dan spekulasi warga net yang  ramai menghiasi
laman facebook dan kerap menyulut berdebatan dan tensi politik yang tinggi.

Selain
puncaknya adalah pertemuan kedua sosok politisi ini, sebelumnya di beberapa
momen, Bupati SBT,  MK juga telah bertemu
dengan istri AV, Rohani Vanath yang kini masih aktif sebagai anggota DPR RI
dari Fraksi PKB. Pertemuan keduanya juga terekam dengan apik dalam group
facebook yang diabadikan beberapa netizen.

Saat itu,
tanpa sengaja MK yang melayat jenazah mantan Kadis Periwisata SBT, Abdulrahman
Wailissa tertangkap kamera netizen sedang bersama Rohani Vanath dan sejumlah
pelayat di rumah duka.  Sontak saja
momentum ini menjadi gunjingan lezat netizen  di media sosial facebook.

Informasi yang
dihimpun media ini menyebutkan, ada kemungkinan MK akan meminang Rohani Vanath
sebagai wakilnya di Pilkada SBT periode mendatang.

Salah satu
sumber bahkan membenarkan, pertemuan MK dan Rohani Vanath  sudah terjadi beberapa kali, namun pertemuan
keduanya hanya sebatas kebetulan, karena terjadi dalam beberapa kali serimonial
umum, bukan diagendakan.

“Bisa saja ada
tawaran demikian, namun selama ini pertemuan Ibu Ani dan Pak Bupati itu tidak diagendakan.
Apakah ada deal-deal politik seperti itu, kita belum tahu,”kata sumber yang
enggan namanya disebutkan itu.

Lalu apa
tanggapan AV, sang mantan Bupati SBT dua periode itu? Dikonfiormasi terkait hal
ini, AV secara politis  mengungkapkan,
dirinya bersama sang istri Rohani Vanath selama ini selalu berpikir positif
terkait kemajuan daerah.

“Kalau yang ditanyakan adalah soal politik, sesungguhnya saya dan istri lebih condong membuka diri untuk berpikir kemajuan daerah, bukan soal politik semata. Jadi yang kami lakukan tetap membuka diri bagi siapa saja yang ingin membangun komunikasi, terutama terkait kepentingan kemajuan daerah,”tandas beberapa waktu lalu.

AV memang
tidak menjawab secara gamblang, namun dugaan  adanya pinangan MK itu, makin menguat
dihembuskan ocehan sejumlah netizen SBT di dunia maya belakangan ini terkait
komposisi duet populis itu.

Mungkinkah
yang dimaksud AV dengan jawaban “lebih condong berpikir terkait kemajuan daerah”
itu termasuk mengiyakan sang istri untuk digandeng sang bupati incumbent MK, menuju
Pilkada SBT periode mendatang?

Sampai detik ini belum ada informasi pasti yang menjelaskan terkait kemungkinan ini. Namun, lagi-lagi sumber media menyebutkan kemungkinan hal itu bisa terjadi, jika MK berpikir tentang kemenangan rakyat ketimbang kemenangan politik.

“Politik
selalu melahirkan hal yang mustahil terjadi menjadi mungkin terjadi, sepanjang
kepentingan daerah ditempatkan di atas kepentingan segalanya,”kata sumber media
ini. (BB-DIO)

Artikel ini telah lebih dulu tayang di SITUS INI

Pos terkait