Imbas Politik, Mikhitaryan Absen

  • Whatsapp
Imbas Politik, Mikhitaryan Absen
Imbas Politik, Mikhitaryan Absen

Ketegangan Armenia dan Azerbaijan memaksa Mikhitaryan absen.

Muat Lebih

Loading...

LONDON (HN) – Arsenal tidak membawa Henrikh Mkhitaryan saat menghadapi Chelsea pada final Liga Europa di Baku, Azerbaijan, 30 Mei mendatang. Keputusan ini diambil demi keselamatan gelandang internasional Armenia.

Arsenal mengutamakan keselamatan Mkhitaryan, mengingat ketegangan hubungan politik antara Armenia dan Azerbaijan, meskipun sejumlah otoritas siap menjamin perlindungan sang pemain.

“Kami kecewa mengumumkan Henrikh Mkhitaryan tidak akan bergabung dengan skuad untuk final Liga Europa,” demikian pernyataan Arsenal dikutip AFP, Selasa (21/5). “Kami sudah mempertimbangkan semua opsi untuk Micki, tapi usai mendiskusikan masalah ini dengan Micki dan keluarganya, kami sepakat ia tidak berangkat.”

Duta Besar Azerbaijan untuk Inggris Tahir Taghizadeh pernah menyatakan Mkhitaryan bebas dari ancaman kekerasan.

Namun, gelandang 30 tahun itu dilaporkan tak lantas percaya. Menurutnya, kondisinya tetap tidak aman saat berada di lapangan.

UEFA juga mengklain akan melakukan semua upaya demi memastikan keamanan Mkhitaryan di Baku. Mereka bekerja sama dengan Arsenal mencari jaminan keselamatan bagi sang pemain dari otoritas tertinggi di Azerbaijan.

“Sebagai hasil dari jaminan tersebut, rencana keamanan komprehensif dikembangkan dan diberikan kepada klub,” demikian pernyataan UEFA. “Kami tetap menghormati keputusan pribadi dengan tidak membawa pemain.”

Mkhitaryan tampil 11 kali di pentas Liga Europa. Absennya mantan pemain Borussia Dortmund itu tentu memengaruhi kekuatan Meriam London, apalagi tim asuhan Unai Emery memburu kemenangan demi jatah tampil di Liga Champions musim depan.

Micki juga absen saat Arsenal mengunjungi markas Qarabag, Oktober lalu. Langkah tersebut karena ketegangan akibat perselisihan di wilayah Nagorny-Karabakh.

Azerbaijan dan Armenia telah berselisih soal Nagorny-Karabakh sejak awal 1990-an. Saat itu, separatis Armenia merebut wilayah tersebut melalui peperangan yang menewaskan sekitar 30 ribu orang.

Gencatan senjata sudah disekapati pada 1994. Meski demikian, kedua negara tetap berselisih sehingga baku tembak masih kerap terjadi. Konflik juga memaksa Mkhitaryan absen membela Dortmund melawan Gabala FC pada 2015.

“Terlepas dari hubungan yang sulit antara Azerbaijan dan Armenia, Mkhitaryan dapat bermain pada final Liga Eropa di Baku,” ujar Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Azerbaijan Leyla Abdullayeva.

Reportase : Alvin Tamba

Editor : Ahmad Reza S



Artikel ini telah lebih dulu tayang di SITUS INI

Loading...

Pos terkait