Hakikat Lebaran di Tengah Suhu Politik Nasional

  • Whatsapp
Hakikat Lebaran di Tengah Suhu Politik Nasional
Hakikat Lebaran Di Tengah Suhu Politik Nasional

Pengamat politik Universitas Pancasakti (UPS) Tegal, Diryo Suparto. (Istimewa)

TEGAL, AYOSEMARANG.COM — Pengamat politik Universitas Pancasakti (UPS) Tegal, Diryo Suparto, menilai makna Lebaran sangat berpengaruh terhadap panasnya suhu politik saat ini. 

Muat Lebih

Menurutnya, dengan momen Lebaran seperti ini, dapat menurunkan tensi suhu politik nasional. Ia juga berharap setelah Lebaran usai suhu politik tetap mereda dan bersatu kembali demi Indonesia yang lebih baik. 

Untuk itu, para elite politik nasional harus mampu meredam dan menjadi contoh sehingga tidak berdampak kepada masyarakat di daerah. Khususnya di wilayah tiga daerah, yakni Tegal, Pemalang, dan Brebes. 

“Jangan sampailah anak bangsa selalu dikorbankan. Saya sangat prihatin karena semua yang bertengkar bahkan berseberangan adalah sama-sama anak bangsa yang memiliki potensi,” katanya. 

Bukan hanya itu, ia juga tidak menginginkan panasnya suhu politik nasional merusak citra Kota Tegal yang selalu kondusif dalam perayaan pesta demokrasi. “Saya lihat, dari Pilwalkot, Pilgub, Pilkada bahkan Pilpres, di kota Tegal selalu berjalan kondusif setiap tahapan demi tahapan Pemilu,” ujarnya. 

Maka, kata Diryo, seluruh elemen masyarakat dan pemangku kebijakan di Kota Tegal itu harus menyatu untuk membuka kran komunikasi dengan membuka dialog politik. 

“Musuh kita bukan sesama anak bangsa. Tapi isu-isu global yang menginginkan tatanan sosial kita hancur melalui berbagai sendi kehidupan antara lain bidang ekonomi global,” ucapnya. (Lilisnawati)



Artikel ini telah lebih dulu tayang di SITUS INI

Pos terkait