Gugat Hasil Pemilu 2019, Pakar Politik Unand Sebut Paslon 02 Sulit Menang

  • Whatsapp
Gugat Hasil Pemilu 2019, Pakar Politik Unand Sebut Paslon 02 Sulit Menang
Gugat Hasil Pemilu 2019, Pakar Politik Unand Sebut Paslon 02 Sulit Menang

Covesia.com – Pengamat Politik Universitas Andalas (Unand), Asrinaldi mengatakan, cara Paslon 02 menempuh jalur hukum dalam gugatan hasil Pemilu 2019 adalah hak konstitusional sebagai warga negara. Namun, kedua Paslon harus menghormati apapun hasil yang diputuskan hakim di MK nantinya. 

Muat Lebih

Loading...

“Sebagai tokoh publik dan warga negara Indonesia, Jokowi dan Prabowo harus menerima keputusan hakim,” papar Asrinaldi saat dihubungi covesia.com, Sabtu (15/06/2019).

Menurutnya, kemenengan Paslon 02 sangat tergantung bukti-bukti yang telah didalilkan. 

Asrinaldi meminta agar pendukung kedua kubu tidak menuding Pilpres 2019 rentan dengan kecurangan. Apabila putusan telah disebutkan, kedua pihak wajib menghormatinya.

“Para hakim itu telah bersaksi terlebih dahulu kepada Tuhan sebelum menyebutkan putusan,” ungkap Asrinaldi.

“Pembuktian kecurangan hasil Pemilu itu harus terstruktur dan pihak Paslon 02 juga harus mampu meyakini hakim di persidangan, jika gugatan itu ditolak, Prabowo harus meminta kepada pendukungnya tidak terlibat dalam perdebatan yang akan menimbulkan kericuhan kembali,” lanjut Asrinaldi. 

Lanjut Asrinaldi, Paslon 02 dalam petitum permohonan meminta MK untuk membatalkan hasil rekapitulasi suara yang telah ditetapkan oleh KPU dan meminta MK untuk menyatakan bahwa Paslon 01 telah melakukan kecurangan dan pelanggaran yang bersifat TSM (Terstruktur, Sistematif dan Massif).

“Atas permohonan itu, sangat jelas Paslon 02 menilai perhitungan yang dilakukan oleh Komisi Pemilihan Umum tidak sah,” lanjutnya. 

Sebut Asrinaldi, Paslon 02 akan susah menang di MK jika gugatannya bersifat membatalkan kemenangan Paslon 01 dan meminta kemenengan diberikan kepada Paslon 02. Gugatan yang diterima, kata Asrinaldi adalah gugatan yang  bersifat human eroor dan kekeliruan KPU dalam Situng. 

“Barang kali yang diterima gugatan yang kecil-kecil, kalau bersifat membatalkan kemenangan, dalam sidang Paslon 02 jangan hanya menduga-duga kesalahan yang terjadi,” ujar Asrinaldi.

Reporter Padang: Muhammad Iqbal



Artikel ini telah lebih dulu tayang di SITUS INI

Loading...

Pos terkait