Presiden Napoli Ingin Liga Champions & Liga Europa Dibubarkan

  • Whatsapp
GFXID Banner Liga Champions 2018/19

De Laurentiis juga mengusulkan sebuah turnamen untuk menggantikan Liga Champions dan Liga Europa.

Presiden Napoli Aurelio De Laurentiis menuntut adanya revolusi besar-besaran dalam penyelenggaraan kompetisi antarklub Eropa. Ia ingin Liga Champions dan Liga Europa dibubarkan dan diganti dengan sebuah kompetisi baru.

Sepakbola Eropa selama ini mengenal Liga Champions sebagai turnamen yang mempertemukan klub-klub terbaik di Benua Biru. Adapun Liga Europa menjadi semacam kompetisi antarklub Eropa kasta kedua.

Namun, De Laurentiis menganggap kedua turnamen buatan UEFA itu sudah usang, membosankan, dan harus diganti. Ia mengusulkan sebuah turnamen gemuk bernama Piala Eropa yang diikuti 80 klub.

“Liga Champions dan Liga Europa harus dibubarkan. Liga Champions cuma dikuasai segelintir klub, sedangkan Liga Europa hanya dipandang seperti hadiah hiburan,” kata De Laurentiis kepada Corriere della Sera.

“Saya ingin memperkenalkan sebuah turnamen berisikan 80 tim. Klub yang finis tujuh besar di klasemen liga Italia, Prancis, Inggris, Jerman, dan Spanyol berhak lolos. Lantas liga dari negara lain mewakilkan empat klub. Saya akan menyebutnya Piala Eropa, dengan pertandingan dimainkan Selasa, Rabu, Kamis,” jelasnya.

Di musim ini, Napoli gagal melangkah jauh di Liga Champions setelah tersingkir dari fase grup yang berisikan Liverpool, Paris Saint Germain, dan Red Star Belgrade. Partenopei kemudian turun kasta ke Liga Europa, tapi langkah mereka dihentikan Arsenal di perempat-final.

Sedangkan di Serie A Italia, Napoli tak banyak mengusik dominasi Juventus. Pelatih Carlo Ancelotti pun dinilai gagal memenuhi ekspektasi dalam musim debutnya di Napoli. Meski begitu, De Laurentiis tetap puas dengan kinerja Ancelotti. “Kami tetap merupakan salah satu tim terbaik di Eropa,” katanya.

Artikel dilanjutkan di bawah ini

 

 

 

 



Klik disini untuk masuk ke sumber berita

Pos terkait