Guyonan Jurgen Klopp soal Liverpool Cetak 4 Gol di Markas Bayern Munchen

  • Whatsapp
during the UEFA Champions League Group C match between Liverpool and SSC Napoli at Anfield on December 11, 2018 in Liverpool, United Kingdom.

Mantapps.com – Manajer Liverpool, Jurgen Klopp melempar sedikit guyonan usai timnya menang 3-1 atas Bayern Munches di Allianz Arena, Rabu (13/3/2019) atau Kamis dini hari WIB pada leg kedua 16 besar Liga Champions. Dia mengatakan, semua gol yang terjadi di Allianz Arena dicetak pemain Liverpool.

Yang dikatakan Klopp ada benarnya. Sebab, Liverpool mencetak tiga gol melalui Sadio Mane (dua gol) dan Virgil van Dijk. Sedangkan Munchen mendapat gol berkat kesalahan bek Liverpool, Joel Matip.

“Mencetak tiga gol di sini terbilang sulit. Namun sebenarnya, kami mencetak empat gol. Gol mereka kan dari pemain kami,” kata Klopp sambil tertawa.

Klopp tentunya lega Liverpool bisa lolos ke perempat final Liga Champions dan mengalahkan Munchen. Sebab, dalam 10 pertandingan kandang terakhir, sebelum takluk dari Liverpool, Bayern Munchen mencatatkan delapan kemenangan dan dua hasil imbang.

Selain itu, Klopp juga memperbaiki rekor buruk dari pertandingan melawan Munchen. Dia menelan 16 kekalahan dari 31 pertandingan melawan FC Hollywood.

“Oke, ini merupakan langkah besar bagi kami. Ini menjadi tanda yang fantastis untuk kami. Liverpool benar-benar kembali ke tradisi sepak bola internasional level atas,” ujarnya.

Redam Munchen

Liverpool vs Bayern Munchen
Penyerang Bayern Munchen, Robert Lewandowski berupaya mencetak gol melewati kiper Liverpool, Alisson Becker pada leg kedua babak 16 besar Liga Champions di Allianz Arena, Rabu (13/3). Liverpool menundukkan Bayern Munchen 3-1. (AP/Matthias Schrader)

Selama 90 menit pertandingan di Allianz Arena, Liverpool benar-benar meredam tekanan Arjen Robben dan kawan-kawan. Bayern Munchen hanya mempunyai enam sepakan, dua di antaranya on target.

“Saya tidak tahu tentang statistik, tapi kesan saya adalah, tidak ada banyak situasi yang membahayakan di kotak penalti Liverpool,” ucap manajer berusia 51 tahun tersebut.

“Itu adalah pertanda besar, langkah pertama untuk memenangkan permainan. Ini bukan tentang bermain sepak bola terbaik, mengalir bebas, itu tidak mungkin bertentangan dengan kualitas,” ujarnya menambahkan.

Pos terkait