Salut, Begini Cara Valentino Rossi Menyikapi Aksi Pembalap Muda

  • Whatsapp
Salut, Begini Cara Valentino Rossi Menyikapi Aksi Pembalap Muda

© suara.com
Pembalap Monster Energy Yamaha, Valentino Rossi, merayakan keberhasilannya finis kedua pada balapan MotoGP Argentina di Autodromo Termas de Rio Hondo, Minggu (31/3/2019). [AFP/Juan Mabromata]

Muat Lebih

Valentino Rossi merupakan pembalap MotoGP yang paling senior, baik secara umur maupun pengalaman. Memasuki usia ke-40, pembalap Italia ini pun punya cara sendiri menyikapi pembalap muda.

Salah satu pembalap muda yang bersaing secara langsung adalah Marc Marquez. Masih ingat juga di ingatan bagaimana dua pembalap tersebut, kerap bersitegang.

Bicara soal pembalap muda, nama Fabio Quartararo juga sedang hangat dibicarkan setelah kesuksesannya meraih pole position di MotoGP Spanyol.

Seperti dilansir Speedweek, Valentino Rossi pun cukup kaget, dan merasa sangat tua ketika tahu usia Marc Marquez dan pembalap muda lainnya. “Apa? Marc Marquez baru berusia 26 tahun? Sial, rasanya sudah sangat tua,” kata Valentino Rossi sembari tertawa.

Selain Marc Marquez (26 tahun) dan Fabio Quartararo (24 tahun), banyak pembalap muda yang, cukup menonjol di ajang balap motor MotoGP.

Ada rekan setim Rossi, Maverick Vinales (24 tahun) dan juga jagoan baru Suzuki, Alex Rins yang berusia 23 tahun.

Pebalap Monster Energy Yamaha, Valentino Rossi, saat menjalani tes pramusim MotoGP 2019 di Sirkuit Sepang, Malaysia, Rabu (6/2). [AFP./Mohd Rasfan]© suara.com
Pebalap Monster Energy Yamaha, Valentino Rossi, saat menjalani tes pramusim MotoGP 2019 di Sirkuit Sepang, Malaysia, Rabu (6/2). [AFP./Mohd Rasfan]

Saat masih muda, Valentino Rossi pun, bisa dikatakan sebagai pembalap rookie yang sensasional. Di usia 21 tahun, Valentino Rossi berhasil meraih gelar juara dunia kelas 500cc.

Valentino Rossi mengatakan “Pertama-tama, hal yang paling penting adalah soal hasil balapan, dengan Marc Marquez berhasil meraih kemenangan di Jerez. Jadi sulit untuk tidak mengatakan, kalau ia tidaklah cepat,”

“Ya, tapi itu hal yang cukup sulit. Untuk Marc Marquez, itu bukan masalah besar. Tapi dari sudut pandangku, rasanya begitu terbalik. Aku masih sangat muda ketika pertama kali membalap di kelas 500cc. Aku yang paling muda, pesaing terkuatku hanya berusia 32 dan 33 tahun,” tandasnya.

Rider Monster Energy Yamaha MotoGP ini melanjutkan “Sekarang semuanya sudah terbalik, Aku adalah pembalap paling tua. Ya, kamu harus tetap tenang dan membuat beberapa usaha untuk melihat sisi positifnya. Kamu juga harus melihat manfaat dari anak-anak tersebut dan mengambil keuntungannya. Karena biasanya, pembalap muda masih sangat kuat dan terkadang sangat cepat dari semua pengalamanmu,”

“Ini selalu menjadi tantangan baru untukku. Semakin gencarnya pembalap muda di generasi ini, sangat menginspirasi dan memberikan motivasi.” tukas pembalap kelahiran Urbino, 16 Februari 1979.

Meski kerap bersitegang dengan pembalap muda seperti Marc Marquez, namun cara Valentino Rossi menyikapi dengan menjadikannya motivasi, salut kepada legenda hidup MotoGP ini.

Artikel ini telah lebih dulu tayang di SITUS INI

Pos terkait