Mantan Rival Rossi di MotoGP Pensiun dari Balap Motor

  • Whatsapp
Mantan Rival Rossi di MotoGP Pensiun dari Balap Motor
Mantan Rival Rossi Di Motogp Pensiun Dari Balap Motor

Jakarta, CNN Indonesia — Pebalap asal Italia Marco Melandri yang juga mantan rival Valentino Rossi di ajang MotoGP mengumumkan pensiun dari balap motor pada akhir musim ini.

Saat ini Melandri merupakan pebalap GRT Yamaha di Superbike 2019. Namun, jelang seri di Laguna Seca, Amerika Serikat, akhir pekan nanti, Melandri mengumumkan rencana gantung helm.

Muat Lebih

“Keputusan untuk pensiun adalah keputusan yang sangat sulit bagi saya. Saya sudah memikirkannya selama beberapa waktu dan, sebelum balapan di Imola, saya akhirnya memutuskan untuk pensiun pada akhir musim 2019,” ujar Melandri dikutip dari Crash.

“Saya masih kompetitif, dan saya pikir lebih baik berhenti pada saat ini. Sementara ini saya masih menikmati balapan, saya tidak ingin pensiun saat sulit mencapai kenikmatan dan mendapatkan hasil yang lebih baik,” Melandri menambahkan.

Melandri mengawali karier di balap motor di kelas 125cc pada musim 1997-1999, lalu menjalani tiga musim berikutnya di kelas 250cc sejak 2000-2002.

Marco Melandri akan pensiun dari balap motor pada akhir musim ini. (AFP PHOTO / Maurizio Parenti)

Kariernya di balap motor dihabiskan di ajang MotoGP selama sembilan musim sejak 2003-2010 dan pada 2015. Di level elite balap motor dunia itu Melandri sempat menjadi pesaing Valentino Rossi, tepatnya di musim 2005.

Pada MotoGP 2005 Melandri berada di posisi kedua klasemen akhir, di bawah Rossi yang menjadi juara dunia. Di musim itu Melandri bergabung dengan tim Honda dan mengoleksi 220 poin dengan memenangi dua seri terakhir di MotoGP Turki dan Valencia.

Usai di MotoGP Melandri menjajal kompetisi Superbike sejak 2011-2014 dilanjutkan pada 2017 hingga saat ini. Prestasi terbaik Melandri di balap motor adalah juara dunia kelas 250cc pada musim 2002. Di MotoGP karier terbaiknya pada musim 2005 saat menjadi runner-up.

“Sejak membuat keputusan pensiun, saya merasa beban yang sangat besar telah diangkat dari pundak saya, dan sekarang semua orang tahu ini adalah tahun terakhir saya. Saya bahkan lebih termotivasi untuk mendapat hasil yang baik dalam beberapa balapan terakhir,” tutur pebalap 36 tahun itu. (sry)

Artikel ini telah lebih dulu tayang di SITUS INI

Pos terkait