Gagal Finis di Jerez, Pandit MotoGP Sebut Quartararo Amat Malang : Okezone Sports

  • Whatsapp
Fabio Quartararo (Foto: MotoGP)

MUNDERFING – Nasib malang menaungi pembalap Petronas Yamaha SRT, Fabio Quartararo, di MotoGP Spanyol 2019. Pada balapan yang berlangsung di Sirkuit Jerez itu, Quartararo gagal menyentuh garis finis karena masalah mekanis pada motornya, YZR-M-1.

Menilik pada kejadian yang menimpa Quartararo, pandit MotoGP, Simon Crafar, merasa cukup prihatin. Sebab, bagi pembalap muda yang baru berusia 20 tahun seperti Quartararo, memulai balapan dari posisi pertama membuatnya ia ingin meraih podium.

Sebelum masalah mekanis menimpa Quartararo, ia pun tampil cukup apik dengan meninggalkan para pembalap lain di belakangnya. Pembalap berpaspor Prancis itu praktis bertarung dengan Marquez untuk memperebutkan posisi terdepan.

BACA JUGA: Rins Terkesan dengan Penampilan Quartararo di MotoGP Spanyol 2019

Namun, permasalahan mekanis membuat Quartararo hanya bisa menggunakan gigi tiga. Lama-kelamaan posisi Quartararo pun semakin melorot hingga akhirnya ia memutuskan untuk kembali ke garasi. Saat sampai di garasi Yamaha SRT, Quartararo tampak menangis karena melewatkan kesempatan emas untuk berada di podium MotoGP Spanyol 2019.

Fabio Quartararo (Foto: MotoGP)

“Dia (Quartararo) jelas melihat podium, dia tidak membiarkan Marc (Marquez melenggang sendirian) dan meninggalkan yang lain. Ketika Anda melihat podium MotoGP untuk pertama kalinya itu seperti piala suci untuk setiap pembalap,” ujar Crafar, seperti yang dikutip dari laman resmi MotoGP, Sabtu (11/5/2019).

“Quartararo yang malang, untuk memastikan dia akan melakukannya dan itu ada di sana untuk diambil kemudian kegagalan mekanis menghentikannya. Saya berada di luar garasi ketika dia masuk dan menangis. Sedih sekali, saya jujur ikut menangis,” sambung pandit MotoGP itu.

“Saya tidak mencoba untuk menjadi dramatis, saya hanya mencoba untuk menunjukkan bagaimana rasanya sebagai pembalap, itu adalah hal yang paling penting dalam hidup Anda dan Anda akan mendapatkan piala suci yang berarti Anda dapat mengepalkan tangan Anda ke meja dan berkata, ‘Lihat? Saya cukup baik. Ini bagus dan saya bisa mendapatkan podium di MotoGP,” pungkasnya.

(ADP)

GRATIS! Uji kesiapanmu menghadapi SBMPTN 2019 di Tryout SBMPTN Online 2019. Daftar dan login DI SINI

Klik disini untuk masuk ke sumber berita

Loading...

Pos terkait