Teknologi Wireless Charging, Lebih Praktis

  • Whatsapp
wireless-charging

#wirelesscharging #teknologi #baterai #nirkabel – Teknologi Wireless Charging atau pengisian nirkabel semakin marak di dunia smartphone. Beberapa produsen mulai menanamkan fitur pengisian daya tanpa kabel tersebut pada produk terbarunya.

Tak hanya itu, Wireless charging station atau alat pengisi daya nirkabel kini juga ada di beberapa jenis furnitur, seperti meja, lampu tidur, atau bahkan lemari hias.

Muat Lebih

Loading...

Wireless charging (pengisian nirkabel) sendiri merupakan teknologi yang memungkinkan pengisian daya baterai dengan jarak sangat pendek tanpa kabel.

Sebetulnya teknologi pengisian daya nirkabel bukan barang baru. Ilmuwan Amerika Serikat, Nikola Tesla, pada 1891 telah menjadi orang pertama yang mencoba teknologi transmisi energi nirkabel ini. Saat itu, dia sukses menyalakan lampu listrik tanpa kabel.

Lalu, bagaimana cara kerja witeles charging?

Wireles charging menggunakan induksi elektromagnetik untuk mengirim daya dari charger ke ponsel kamu. Charger wireless memiliki setidaknya satu koil induksi di dalamnya, yang menciptakan medan elektromagnetik bolak-balik.

Ponsel atau perangkat lain dengan wireless charging juga memiliki kumparan penerima di dalam yang mengubah daya kembali menjadi listrik, sehingga dapat mengisi baterai.

Saat ini, ada tiga patokan standar wireless charging, yaitu Qi standar, Power Matters Alliance (PMA), dan Aliance for Wireless Power (A4WP). Standar tersebut diharapkan mampu menciptakan ekosistem yang dapat menyokong pertumbuhan produk-produk berbasis wireless charging.

Seiring penggunaan wireless charging yang semakin marak, banyak restoran dan kafe mulai menyediakan wireless charging station di gerai mereka.

Beberapa perusahaan sudah memproduksi perangkat ini, diantaranya Apple, Samsung dan masih banyak lagi.

 

 

Countributor: Mantapps

Loading...

Pos terkait