Residivis Garong 95 Gadget

  • Whatsapp
Residivis Garong 95 Gadget
Residivis Garong 95 Gadget

MALANG – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Malang Kota kembali menangkap NR, 39. Warga Jalan Terusan Batubara Kecamatan Blimbing Kota Malang terpaksa diringkus karena kedapatan mencuri 95 buah gadget.

Alasannya untuk melunasi utang dan memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Kapolres Malang Kota AKBP Asfuri mengungkapkan, peristiwa pencurian tersebut terjadi pada 28 April 2019 lalu sekitar pukul 02.30 di salah satu gudang logistik.

Muat Lebih

“Sekitar pukul 01.00, pelaku mendatangi lokasi kejadian. Sesampainya di sana, ia melihat beberapa petugas keamanan keluar,” ujarnya dalam rilis resmi yang digelar, Selasa (9/7).

Ketika suasana gudang sepi dan tidak ada petugas keamanan, pelaku kemudian masuk ke gudang dengan cara melompat pagar.

“Setelah berada di dalam, pelaku mengambil sejumlah gadget. Seperti tablet dan juga ponsel yang berjulah 95 buah,” terangnya.

Setelah melakukan pencurian itu, pelaku kemudian kabur dan menjual hasil curiannya di pasar loak. Harga yang dibanderol bervariasi, mulai Rp 1 juta hingga Rp 1,5 juta.

“Hasil penjualan untuk melunasi utang dan memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari,” kata Asfuri.

Kejadian tersebut berhasil diungkap polisi berdasarkan laporan dari korban. Pihak kepolisian langsung melakukan penyelidikan dengan melacak nomor IMEI.

“Setelah itu, kami berhasil melakukan penangkapan tersangka. Masih ada empat barang bukti yang masih ada di tangan tersangka (masih belum dijual),” laniutnya.

Terkait adanya kemungkinan keterlibatan orang dalam gudang, polisi masih terus melakukan pendalaman. “Kita dalami apakah tersangka juga melakukan pencurian di tempat lain. Soal jumlah kerugian kami masih belum tahu, karena korban juga masih melakukan penghitungan,” papar dia.

Atas perbuatannya tersebut, pelaku yang merupakan residivis kasus serupa harus mempertanggungkawabkan perbuatannya dengan mendekam di balik jeruji besi. “Pelaku kami kenakan pasal 363 dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara,” tandasnya.(tea/lim)

Artikel ini telah lebih dulu tayang di SITUS INI

Pos terkait