Punya Catatan Kriminal, Presiden Ukraina Usir Pejabat Saat Pertemuan

  • Whatsapp
Punya Catatan Kriminal, Presiden Ukraina Usir Pejabat Saat Pertemuan – Geosiar.com
Punya Catatan Kriminal, Presiden Ukraina Usir Pejabat Saat Pertemuan – Geosiar.com

Geosiar.com, Berlin – Pemerintah Jerman menyebut, pemerintah Iran mesti dibujuk supaya tetap berkomitmen pada Perjanjian Nuklir Iran 2015.

Juru bicara kementerian Luar Negeri Jerman mengatakan, hal tersebut menanggapi pernyataan Teheran yang mengatakan bahwa instalasi nuklir Iran dapat memproduksi uranium yang diperkaya di atas batas yang diatur kesepakatan internasional.

Muat Lebih

“Bola berada di tangan Iran. Kami ingin menjaga perjanjian damai itu. Untuk itu, pihak-pihak harus tetap pada perjanjian itu,” ujar juru bicara kemenlu Jerman saat jumpa pers reguler seperti dikutip dari Reuters pada Selasa (9/7/2019).

”Tujuan utama kami adalah Iran mematuhi kesepakatan itu,” jawab juru bicara saat ditanya apa yang menjadi garis batas bagi pemerintahan Jerman soal ini. Dia mengatakan Teheran harus membalik semua langkah yang mengkontradiksi kesepakatan itu.

Pemerintah Iran menginformasikan instalasi nuklir negaranya sudah memproduksi uranium yang diperkaya melewati batasan 300 kilogram per tahun. Kadar uranium ini relatif rendah yaitu 3.67 persen. Sementara kandar uranium untuk bom minimal 90 persen.

Akan tetapi Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran mempertimbangkan untuk memproduksi kadar uranium yang lebih tinggi yaitu 20 persen atau lebih. Juru bicara pemerintah Iran mendesak negara Eropa mematuhi kesepakatan mengenai manfaat ekonomi yang diterima Iran.

Jerman adalah satu dari lima negara yang masih mendukung perjanjian nuklir, yakni Inggris, Prancis, Jerman, Rusia, dan Cina. AS sudah menyatakan diri keluar secara sepihak dari perjanjian ini pada 2018.

Sementara Presiden AS, Donald Trump, menggunakan sejumlah sanksi ekonomi kepada Iran seperti pelarangan pembelian minyak Iran dan penggunaan dolar. Ini membuat Iran tidak bisa mendapat manfaat ekonomi dari perjanjian nuklir ini dan mengancam akan menaikkan produksi uranium yang diperkaya.

Sebelumnya, salah satu pejabat yang dekat dengan pemimpin spiritual Iran, Ayatullah Ali Khamenei mengatakan Iran butuh 5 persen pengayaan uranium.

“Ada banyak spekulasi, jadi kami tidak tahu. Kami akan mencari tahu seperti apa kebutuhan kami,” ucap Mousavi seperti dikutip Time.

Artikel ini telah lebih dulu tayang di SITUS INI

Pos terkait