Polda Kalteng Tangkap Bandar Judi Togel Palangkaraya dan Lamandau, ini Barang Bukti yang Diamankan

  • Whatsapp
Polda Kalteng Tangkap Bandar Judi Togel Palangkaraya dan Lamandau, ini Barang Bukti yang Diamankan
Polda Kalteng Tangkap Bandar Judi Togel Palangkaraya Dan Lamandau, Ini Barang Bukti Yang Diamankan

Mantapps.com, PALANGKARAYA – Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Kalimantan Tengah, melakukan pemberantasan perjudian dengan menangkap bandar judi di Palangkaraya dan Kabupaten Lamandau yang selama ini meresahkam warga setempat.

Penangkapan bandar judi di Palangkaraya dilakukan di Kawasan Permukiman Flamboyan yang merupakan kawasan padat penduduk, lokasi kawasan tersebut berada di bantaran Sungai Kahayan. Di kawasan ini juga kerap dilakukan penangkapan pengedar obat Zenith.

Muat Lebih

Loading...

Direktur Reserse Kriminal Umum (Direskrimum) Polda Kalteng, Kombes Pol Ignatius Agung Prasetyoko, mengungkapkan, penangkapan dilakukan Subdit III/Jatanras, Minggu (30 /6/2019) setelah adanya laporan perjudian.

“Petugas Subdit Jatanras melakukan penyelidikan dan penangkapan dua orang Bandar Judi Togel, yakni Rudy warga Flamboyan (39) dan Abdul Hadi alias Hadi (40) warga Jalan Kalimantan, Kota Palangkaraya, Kalimantan Tengah.

Dalam penggerebekkan tersebut, polisi mengamankan, sejumlah barang bukti antara lain, uang tunai Rp. 1.145.000, dua buah printer bluetooth warna hitam, tiga buah telepon selular milik Hadi dan Rudy, kalkukator, rol kertas print, 42 kupon penjualan nomor togel, tiga grafik angka keluar dan buku tulis untuk merumus togel.

Tim Subdit III/Jatanras Polda Kalteng juga melakukan penangkapan bandar judi togel di Kabupaten Lamandau, di wilayah Nanga Bulik, Senin (1 /7/2019).

Polisi menangkap seorang bandar bernama Hidayatullah alias Midun (45) warga Jalan Jc. Rangkap RT/RW.007/000 Kelurahan Nanga Bulik Kecamatan Bulik, Kalteng.

Sejumlah barang bukti yang diamankan antara lain, uang tunai Rp. 1.112.000, enam lembar kertas tebakan angka dari pembeli,
dua buah kalkulator, satu buah telepon selular, tiga
buah kartu debit dan buku warna orange yang bertuliskan angka-angka tebakan kupon putih atau togel.

Pelaku yang ditangkap masih diamankan di Mapoda Kalteng untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya yang melanggar hukum.

Polisi mengenakan Pasal 303 KUHP dengan ancaman pidana penjara paling lama sepuluh tahun atau pidana denda paling banyak dua puluh lima juta rupiah.

banjarmasinpost.co.id / faturahman

Artikel ini telah lebih dulu tayang di SITUS INI

Loading...

Pos terkait