Olah TKP di Papua, Tim Kembali Ditembaki

  • Whatsapp
Anggota Polres Jombang menunjukkan barang bukti senjata api (senpi) rakitan dan ratusan peluru tajam saat rilis di Mapolres Jombang, Jawa Timur, Selasa (9/8). Sebanyak 4 senjata api laras panjang rakitan, 4 senjata api laras pendek rakitan, ratusan butir peluru tajam berbagai kaliber dan alat pembuat senpi diamankan dari tangan BF (49) saat pengerebekan di rumahnya Desa Mancilan, Mojoagung. Tersangka dikenakan Pasal 1 Ayat 1 Undang-undang Darurat ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara. ANTARA FOTO/Syaiful Arif/ama/16

Jakarta, Beritasatu.com –  Pembunuh Brigadir (anumerta) Haidar di Kampung Usir, Kabupaten Puncak, Papua, Senin (12/8/2019) kemarin belum tertangkap. Nahasnya saat olah tempat kejadian perkara (TKP), tim TNI-Polri kembali ditembaki.

“Polda Papua sudah membentuk tim yang menangani kasus pembunuhan yang dilakukan oleh kelompok kriminal bersenjata (KKB) terhadap korban,” kata Brigjen Dedi Prasetyo di Jakarta Rabu (14/8/2019)

Muat Lebih

Loading...

Dedi Prasetyo mengatakan, ketika tim mendatangi TKP, langsung diberondong tembakan dari kelompok kriminal bersenjata (KKB). “Sesuai SOP, saat tim olah TKP, ada tim pengamanan juga dari TNI. Begitu ada tembakan, langsung dilakukan pengejaran oleh tim gabungan TNI-Polri,” lanjut Dedi Prasetyo.

Tim menelusuri suara tembakan. Sayangnya pelaku tidak ditemukan. Pihaknya hanya menemukan beberapa amunisi di sekitar suara tembakan dan magazine “Tidak ada yang terluka. Setelah dilakukan pengejaran, olah TKP terus dilakukan, dan tim masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut,” sambung Dedi Prasetyo.

Penegakkan hukum secara terukur akan terus dilakukan oleh tim gabungan TNI-Polri. Setiap kejadian, kata dia, selalu dievaluasi. Apa yang menjadi titik lemah, akan ditingkatkan. “Kondisi sudah kondusif, untuk jumlah personel di Papua sudah mencukupi dalam rangka memberikan jaminan keamanan dan ketertiban,” tambah Dedi Prasetyo.

Brigadir (anumerta) Haidar tewas ditembak oleh JM dari KKB yang dipimpin Goliat Tabuni. Korban melakukan penyelidikan dengan penyamaran dan tanpa identitas. Korban juga tak membawa senjata.

Sumber: BeritaSatu.com

Artikel ini telah lebih dulu tayang di SITUS INI

Loading...

Pos terkait