Kota Metro Lampung lahan empuk pelaku kejahatan

  • Whatsapp
Kota Metro Lampung lahan empuk pelaku kejahatan
Kota Metro Lampung Lahan Empuk Pelaku Kejahatan

MITRAPOL.com, Metro Lampung – Berbagai kejahatan yang terjadi saat ini di Kota Metro Lampung sungguh mengejutkan. Belum genap satu bulan saja sudah ada lagi penangkapan pelaku kriminal perakit senjata api oleh Polda Lampung di Kota Bumi Sai Wawai ini.

Meningkatnya kejahatan di Kota Metro Lampung akhir-akhir ini seperti telah ditangkap pelaku penyalahgunaan narkotika, pelaku pembuangan mayat bayi di toilet Supermarket hingga curanmor R2 dan R4 seperti pencurian mobil truck Fuso yang sempat menghebohkan warga Metro. Namun sangat disayangkan hingga saat ini sebagian pelaku belum berhasil ditangkap.

Muat Lebih

Sesuai hasil ungkap kasus pabrik perakit senpi oleh Polda Lampung, Senin (01/07/19), terduga pelaku perakit senpi YAC warga Purbolinggo Lampung Timur berhasil tertangkap di pool Bus Damri Kota Metro. Dalam menjalankan aksinya pelaku YAC menggunakan jasa pengiriman barang bus Damri sehingga menghindari pemeriksaan petugas, ia ditangkap bersama barang bukti saat hendak mengambil barang kiriman tersebut.

Menurut Dirreskrimum Polda Lampung Kombes M Barly Ramadany pengungkapan pabrik senpi ini berawal dari pantauan petugas di sosial media adanya jual beli senjata dan jasa paket pengiriman melalui bus. Setelah itu, Polda Lampung menurunkan tim Resmon guna mengungkapnya.

“Awal mula dari sosial media, lalu kami pantau saat YAC mendapat kiriman bahan senpi dari DPO inisial HRLD. Aparat pun langsung berkoordinasi dengan jasa paket, yaitu Pool Damri dan menguhungi pelaku YAC bahwa paket sudah tiba. Setelah sampai di loket, pelaku menunjukkan resi dan tanda terima, lalu kami bekuk,” ujar Kombes M Barly Ramadany.

Lebih lanjut,”kemudian setelah dibekuk dan diamankan aparat, pelaku menunjukkan lokasi persembunyian pembuatan senpi rakitan. Sebagai bahan dasar senpi rakitan ini dari airsoft gun yang dimodifikasi menjadi senpi. Adapun suku cadang dan belajar dari online, ia mengaku baru pertama kali melakukan kejahatan ini dan baru satu pucuk senpi terjual. Harga per pucuk senpi rakitan ini ialah Rp 7 juta. Sementar peluru satu paket Rp800 ribu,” tutup Barly.

Tentunya kedepan kita tidak ingin Kota Metro Lampung menjadi sarang kriminal bagi para pelaku kejahatan. Peran serta masyarakat khususnya warga Metro sangat diharapkan dalam memberikan informasi pelaku kejahatan serta giat kepolisian harus lebih ditingkatkan dimasing-masing wilayah, agar supaya Kota Metro Lampung menjadi lebih aman.

Reporter     : Muktaridi

Artikel ini telah lebih dulu tayang di SITUS INI

Pos terkait