Kasus Korupsi Jamban di Lombok Utara

  • Whatsapp

Mantapps.com – Proses hukum kasus korupsi jamban di Desa Bayan, Kabupaten Lombok Utara, NTB. Akhirnya dipercepat oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Mataram. Kejaksaan ingin perkara ini segera masuk ke persidangan.

Untuk mempercepat perkara tersebut ke persidangan, tim penyidik Kejari Mataram, mengagendakan pemanggilan tersangka. Dalam kasus ini kejaksaan menduga ada permasalahan dalam konstruksi pekerjaannya.

Muat Lebih

Loading...

Karena itu, Kajari Mataram I Ketut Sumadana menegaskan kembali bahwa pemberkasan kasusnya akan dinyatakan lengkap atau dalam istilah hukumnya P-21, apabila surat dakwaannya telah rampung.

Ada pun kedua tersangka adalah pejabat kaur keuangan yang berperan sebagai bendahara berinisial RK, dan RW sebagai ketua TPK. Keduanya merupakan pejabat Desa Bayan.

Dikutip Mantapps dari detik, proyek jambanisasi ini masuk dalam program perbaikan sanitasi desa. Untuk Desa Bayan, program perbaikan sanitasi desa telah terdaftar dalam APBDes Tahun 2016. Untuk pekerjaannya, Pemerintah Desa Bayan menarik anggaran Dana Desa dan Alokasi Dana Desa (DD/ADD) Tahun 2016 senilai Rp 855 juta. Namun jaksa menemukan indikasi kerugian negara yang nilainya mencapai Rp 600 juta.

Contributor: Mantapps

Loading...

Pos terkait