Jaksa Teliti Berkas Perkara Eggi Sudjana dan Lieus Sungkharisma

  • Whatsapp
Penyidik Belum Kabulkan Permohonan Penangguhan Penahanan Eggi Sudjana
Penyidik Belum Kabulkan Permohonan Penangguhan Penahanan Eggi Sudjana

Jakarta, Beritasatu.com – Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta, masih meneliti berkas perkara tersangka Eggi Sudjana dan Lieus Sungkharisma terkait kasus dugaan makar, yang sebelumnya telah dilimpahkan penyidik Polda Metro Jaya.

Muat Lebih

“Sampai saat ini, berkas tersangka Eggi Sudjana dan tersangka Lieus Sungkharisma masih dalam tahap penelitian berkas perkara oleh Tim Jaksa Peneliti Kejati DKI Jakarta,” ujar Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejati DKI Nirwan Nawawi, Kamis (20/6/2019).

Nirwan menuturkan, sebelumnya pihak Kejati menerima berkas perkara tersangka Eggi Sudjana pada tanggal 12 Juni 2019 lalu. “Berkas atas nama Lieus, diterima 14 Juni 2019,” ungkapnya.

Diketahui, penyidik Polda Metro Jaya telah rampung menyusun berkas perkara kasus dugaan makar tersangka Eggi Sudjana dan Lieus Sungkharisma. Berkas keduanya pun telah dikirim ke Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta.

Diketahui, Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, telah menetapkan Eggi Sudjana sebagai tersangka kasus dugaan makar dan atau menyiarkan suatu berita yang dapat menimbulkan suatu keonaran, seperti yang diatur dalam Pasal 107 KUHP dan atau Pasal 110 KUHP Juncto Pasal 87 KUHP dan atau Pasal 14 Ayat 1 dan Ayat 2 dan atau Pasal 15 Undang-undang Nomor 1 Tahun 1946 tentang peraturan hukum pidana.

Setelah melakukan penangkapan, penyidik kemudian memutuskan menahan Eggi Sudjana, di Rutan Polda Metro Jaya, Selasa (14/5/2019). Alasan penahanan karena subyektifitas penyidik agar yang bersangkutan tidak menghilangkan barang bukti, mengulangi perbuatannya atau melarikan diri.

Sementara itu, penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, menangkap Lieus Sungkharisma, terkait kasus dugaan berita bohong dan makar, di Apartemen Hayam Wuruk, Tamansari, Jakarta Barat, sekitar pukul 06.40 WIB, Senin (20/5/2019).

Penyidik juga telah menetapkan Lieus sebagai tersangka, terkait dugaan penyebaran berita bohong dan makar, yang diatur dalam Pasal 14 dan/atau Pasal 15 Undang-undang Nomor 1 Tahun 1946 tentang KUHP, Pasal 107 Juncto Pasal 110 Juncto Pasal 87 dan/atau Pasal 163 Juncto Pasal 107.

Sumber: BeritaSatu.com



Artikel ini telah lebih dulu tayang di SITUS INI

Pos terkait