Atasi Kemacetan, Grab Pakai AI

  • Whatsapp
grab

#grab #AI #teknologi #algoritma– Mengatasi kemacetan yang kerap terjadi di berbagai Negara termasuk Indonesia. Grab akhirnya, kembangkan teknologi artificial intelligence (AI). Grab sendiri saat ini sudah beroperasi di 225 kota di 8 negara.

Deputy Director NUS Institute of Data Science sekaligus Co-Director Grab-NUS AI Lab, Professor Ng See-Kiong, mengungkapkan pihaknya sedang mengembangkan algoritma khusus dari big data yang dimiliki Grab maupun riset NUS untuk memecahkan masalah kemacetan di sejumlah kota seperti Jakarta, Singapura, Manila, Bangkok, Kuala Lumpur, dan Phnom Penh.

Muat Lebih

Loading...

Algoritma mampu mendeteksi lalu lintas dan memprediksi arus perjalanan urban yang didasarkan atau informasi perjalanan domestic.

Bahkan pihaknya saat ini juga sedang membuat algoritma AI untuk menentukan lokasi akurat perpindahan kendaraan. Kemudian mengindentifikasi dan memetakan layanan-layanan trasportasi, termasuk transportasi publik.

Penyusunan algoritma AI ini mencakup penggunaan big data dari Grab terkait perilaku dan kebiasaan pengendara dari mitra-mitra Grab maupun konsumen. Dia mencontohkan, dengan menggunakan data dari Grab, pihaknya bisa mengidentifikasi titik-titik di Jabodetabek yang meliputi penumpukan kendaraan, pergerakan manusianya, hingga kecepatan kendaraan, lengkap dengan data waktu yang realtime.

 

Countributor: Mantapps

 

Loading...

Pos terkait