Yuk, Berburu Ragam Kuliner Ndeso di Pasar Pinggir Alas Baturraden

  • Whatsapp
Yuk, Berburu Ragam Kuliner Ndeso di Pasar Pinggir Alas Baturraden
Yuk, Berburu Ragam Kuliner Ndeso Di Pasar Pinggir Alas Baturraden

Banyumas, Gatra.com – Lokasi Pasar Pinggir Alas cukup strategis. Berada di ruas jalan utama ke Lokawisata Baturraden, tepatnya Jalan Raya Baturraden Barat, depan obyek wisata Caping Park. Di tempat ini, pengunjung bakal menemukan sensasi menikmati  kuliner tempo dulu. Pasar Pinggir Alas akan soft launching pada 6 Juni 2019 atau Lebaran hari kedua.

Muat Lebih

Loading...

Ahmad Zaenudin, Salah satu pengelola, mengatakan grand opening akan dilaksanakan pada 15 Juni. Namun momentum liburan Lebaran akan digunakan untuk soft launching. Di Pasar Pinggir Alas tersedia 72 lapak  yang menjajakan  100-an jenis makanan tradisional. Ada jajanan pasar, minuman tradisional, dan makanan khas zaman kuno.

“Anda pasti akan dibuat bingung memilih makanan, minuman dan jajanan pasar yang disediakan. Ada banyak minuman tradisional di antaranya wedang cleblek (kopi), wedang jahe, wedang uwuh, dawet ayu, badeg (air nira), es cau (cincau), wedang bajigur dan masih banyak lagi,” katanya, Selasa, 4 Juni 2019.

Selain miuman, jajajan tradisionalnya juga unik dan beragam. Di antaranya ciwel, cenil, inthil, candil, buntil, gebral, grontol, krawu, lopis, gethuk, oyek, klepon, kemplang, srabi, awug – awug, naga sari, dan ronda maya.

Tak sekadar memamerkan jajanan dan minuman tempo dulu, ketika berkunjung ke Pasar Pinggir Alas pengujung juga bakal berjumpa musik kentongan atau kotekan lesung melengkapi suasana layaknya pasar tempo doeloe.

“Tersedia juga spot selfi dan mainan tradisional egrang serta musala,” dia menjelaskan.

Pengunjung yang ingin membeli makanan dan minuman, tidak menggunakan uang rupiah. Sebab di Pasar Pinggir Alas, transaksi pembayaran hanya menggunakan uang kepengan.

“Jadi, para pengunjung harus menukarkan terlebih dahulu uang rupiah dengan menggunakan kepengan sebelum membeli makanan dan minuman. Satu kepeng setara dengan Rp 2.000 dan Rp 5.000,” ujarnya.

Menurut Ahmad, Pasar Pinggir Alas dibangun lantaran para penikmat kuliner kerap mencari suasana desa yang asri dan sejuk. Jajanan ndeso alias makanan tradisional pun menjadi primadona untuk menemani suasana santai. “Sebagai penyangga wisata, kami, masyarakat Baturaden, membuka usaha bersama ini. Kami jamin harga lebih murah dari tempat wisata lain di Baturraden,” katanya.

Pasar Pinggir Alas rencananya akan buka setiap Sabtu-Minggu, hari libur nasional dan liburan sekolah, mulai pukul 06.00 WIB hingga 13.00 WIB.


Reporter: Ridlo Susanto

Editor: Syamsul Hidayat

Artikel ini telah lebih dulu tayang di SITUS INI

Loading...

Pos terkait