Tren Logomania pada Koleksi Coach untuk Pre-Spring 2020

  • Whatsapp
Tren Logomania pada Koleksi Coach untuk Pre-Spring 2020
Tren Logomania Pada Koleksi Coach Untuk Pre Spring 2020

Koleksi cruise yang eye-catching dan fun, penuh dengan nuansa throwback logomania dan gaya retro circa ’70-an.

Koleksi pre-spring atau yang juga dikenal sebagai koleksi cruise atau koleksi resort, adalah koleksi yang diperuntukkan antara bulan Januari sampai dengan sekitar minggu-minggu awal di bulan Maret, tepatnya sebelum musim semi mulai merekah di belahan bumi utara.

Muat Lebih

Koleksi pre-spring biasanya penuh dengan detail-detail unik dan exciting, dan seringkali berbeda jalurnya dari koleksi utama yang ditawarkan oleh para rumah mode di musim panas (koleksi spring/summer) ataupun di musim dingin (koleksi fall/winter).

Untuk kalangan fashionista, kadang-kadang koleksi pre-spring ini merupakan koleksi yang sangat dinanti-nantikan, karena biasanya memiliki detail-detail yang menarik, lain daripada yang lain. Biasanya detail-detail ini, walaupun identik dengan rumah modenya, namun terlihat lebih segar ketika diterapkan di koleksi pre-spring, karena konteks pre-spring fashion yang lebih ringan daripada koleksi musim panas dan musim dingin.

Untuk sajiannya di koleksi pre-spring 2020, direktur kreatif Coach, Stuart Vevers mengambil inspirasinya dari arsip Coach dari tahun 1958: logo legendarisnya, kuda dan kereta kuda. Logo legendaris tersebut dapat kita lihat mendominasi koleksi aksesori musim ini.

Hasilnya adalah koleksi aksesori logomania yang menarik dan eye-catching. Aneka tas, dari mulai tote bag, ke duffel bag, sampai dengan dompet dan tas pinggang bervarian warna merah, hitam, oranye, bermotifkan logo legendaris Coach tersebut.

Tak berhenti di situ saja, aksesori-aksesori tersebut juga diberikan detail-detail ilustrasi unik seperti gambar roket, planet, hati, dan unicorn. Akibatnya koleksi aksesori kali ini sangat menarik, penuh dengan suasana throwback dengan suntikan udara segar.  

Tak hanya di aksesori tas dan dompet saja, logo kuda dan kereta kuda ini juga dapat kita temui di beberapa sepatunya. Sepatu model clogs dan booties untuk wanita, tampak chic dan fashionable dengan motif logomania tersebut.  

Tren logomania yang melanda di tahun ’90-an memang kembali marak, bahkan saat ini merupakan salah satu tren terbesar di dunia fashion. Walaupun sempat mengalami periode vakum yang cukup lama, logomania bermunculan lagi di koleksi keluaran rumah-rumah mode mewah.

Entah karena gerakan nostalgia yang kembali ramai akibat pengaruh Trump dan Brexit; ataupun merupakan perkembangan alami dari gaya normcore, yang merupakan gerakan di mana ‘normal’ merupakan tujuan utama; ataupun pengaruh sosmed seperti Instagram di mana foto yang menyolok dan dapat dicerna secara instan merupakan hal paling penting, tren logomania ini kembali melanda dunia fashion dengan ayunan penuh.  

Sambutan hangat dari generasi milenial dan generasi Z akan kembalinya tren logomania dapat dilihat membanjiri sosmed visual seperti Instagram. Di media tersebut, para fashionista milenial dan generasi Z kerap menemukan komunitas dan ‘suku’-nya melalui pakaian (dan logo) yang dipakai pengguna lainnya. Baju dan aksesori yang penuh dengan logomania mempermudah proses ini, dibandingkan dengan pakaian ataupun aksesori polos tanpa logo.

Selain dari logomania, koleksi cruise 2020 ini juga mengambil inspirasi gaya retro dari tahun ’70-an. Nuansa warna dan style dari periode tersebut tampak mendominasi sajian koleksi ready-to-wear untuk wanita dan pria ini. Varian warna-warna tanah: cokelat, merah, krem, putih, yang identik dengan warna dari tahun ’70-an, memenuhi dari mulai jaket, dress, sampai ke T-shirt.  

Dari segi potongannya, kali ini kita tidak melihat prairie dress dan yang kerap kita lihat di koleksi-koleksi Coach sebelumnya. Sebagai gantinya, ragam potongan bajunya lebih minimal, namun tetap menarik. Detail yang unik, perpaduan jitu antara warna tanah dengan warna cerah, dan aplikasi logomania, membuat pakaian-pakaian dari koleksi ini fashionable dan fabulous.

Misalnya saja celana dan jaket tweed yang kalem dan classic; rok plisket midi dengan warna cokelat yang chic terlihat stylish dipenuhi dengan motif retro tersebut; aneka ragam sepatu sneakers untuk pria dan wanita tampil interesan dengan gaya dan warna throwback-nya; T-shirt yang tampak lucu dengan detail ilustrasi yeti, dan dinosaurus; dan jaket bomber chic bermotif logomania dengan kerah shearling merupakan beberapa piece pokok yang apik dan fun untuk para fashionista yang fashion forward.




(Foto: Pauline Toruan)





Artikel ini telah lebih dulu tayang di SITUS INI

Pos terkait