Ternyata, Opor Perpaduan Kari dari India dan Gulai dari Arab

  • Whatsapp
Ternyata, Opor Perpaduan Kari dari India dan Gulai dari Arab
Ternyata, Opor Perpaduan Kari Dari India Dan Gulai Dari Arab

© Disediakan oleh PT. Kompas Cyber Media
Ilustrasi Opor ayam AmalliaEka

Mantapps.com – Opor, makanan khas nusantara yang menjadi salah satu hidangan wajib masyarakat Indonesia saat hari raya Idul Fitri atau Lebaran. Menu makanan berkuah kuning ini biasanya disajikan dengan nasi hangat, lontong, atau ketupat.

Muat Lebih

Hampir setiap daerah di Indonesia menyajikan opor dengan beragam variasinya sesuai kebudayaan dan hasil alam lokal. Ada yang menggunakan telur, daging ayam, bebek, sapi, atau bahkan ikan sebagai bahan utamanya.

Namun tahukah Anda darimana opor berasal?

Sejarawan Kuliner, Fadly Rahman mengatakan, ternyata menu opor tak benar-benar berasal dari Indonesia.

Ilustrasi Opor Ayam Thinkstock© Disediakan oleh PT. Kompas Cyber Media
Ilustrasi Opor Ayam Thinkstock

“Kalau pengaruh opor masuk ke Indonesia ini memang merupakan hasil dari akulturasi atau penyatuan budaya Indonesia Indonesia dengan budaya asing. Khususnya pengaruh Arab dan India. Dan India punya kari, lalu Arab membawa gulai, dan kita dengan kreatifnya melakukan modifikasi atau akulturasi budaya India dan Arab itu dengan menghasilkan opor,” papar Fadly saat dihubungi KompasTravel baru-baru ini.

Fadli mengatakan, budaya kuliner memasak kari dan gulai ini pertama kali masuk di kawasan-kawasan yang pertama kali tersentuh pengaruh Islam. Saat itu Islam pertama kali diperkenalkan oleh Arab dan India di kawasan pesisir Sumatera, Selat Malaka, hingga Jawa.

Fadli menambahkan, jika perhatikan pola-pola budaya kuliner di tiga kawasan tersebut mengandung pengaruh Arab dan India yang kemudian melokal menjadi identitas kuliner masyarakat.

“Nah ini yang mencirikan ide mengapa opor bisa didapati di wilayah berakar budaya Melayu dan Jawa karena mereka di wilayah pesisir yang pertama kali menerima pengaruh Arab dan India dari abad ke abad. Lalu pengaruh dalam hal kuliner itu dimodifikasi seperti opor kan menjadi identitas kuliner lokal Indonesia,” ujarnya.

Penulis: Sherly Puspita

Editor: I Made Asdhiana

Copyright Kompas.com

Artikel ini telah lebih dulu tayang di SITUS INI

Pos terkait