Tak Kalah dari Sate Ayam, Icip Lezatnya Sate Bandeng Kuliner Legendaris Khas Banten

  • Whatsapp
Tak Kalah dari Sate Ayam, Icip Lezatnya Sate Bandeng Kuliner Legendaris Khas Banten
Tak Kalah Dari Sate Ayam, Icip Lezatnya Sate Bandeng Kuliner Legendaris Khas Banten

© Instagram.com/ @qurotulaini2510
Ilustrasi kuliner Sate Bandeng khas Serang, Banten, Jawa Barat.
Siapa sih yang tidak suka sate? Sate sudah banyak dijumpai di semua wilayah dengan berbagai bahan dasar yang enak dan lezat.

Muat Lebih

Seperti daging ayam, daging kambing, daging kerbau, hingga sate yang tak kalah enak yakni Sate Bandeng.

Sate Bandeng bisa kamu jumpai saat kamu liburan ke Serang, Banten, Jawa Barat.

Ilustrasi Kuliner Sate Bandeng di Serang, Banten, Jawa Barat. (indonesiakaya.com)© Disediakan oleh PT. Tribun Digital Online
Ilustrasi Kuliner Sate Bandeng di Serang, Banten, Jawa Barat. (indonesiakaya.com)
Biasanya Sate Bandeng dijual dalam box yang bisa tahan 3 hari di suhu kamar, atau bisa lebih dari 3 hari jika berada di freezer.

Sate Bandeng sontak menjadi terkenal dan banyak dicari karena memiliki rasa yang menggugah selera.

Perpaduan daging ikan yang bercampur dengan bumbu sate membuat rasanya semakin enak dan beraroma sedap.

Biasanya penjual Sate Bandeng menggunakan bandeng yang berukuran sedang dan masih segar.

Sate Bandeng biasanya dijual dengan bentuk yang sama persis seperti ikan bandeng.

Proses pengolahannya cukup unik, yakni duri ikan bandeng akan dikeluarkan dari tubuh ikan bandeng melalui ekor.

Proses ini dilakukan agar tidak akan merusak bentuk daging ikan bandeng.

Biasanya penjual Sate Bandeng juga memisahkan duri ikan bandeng dengan cara dipukul-pukul sehingga bentuk daging ikan bandeng akan hancur.

Dengan begitu akan lebih susah membentuk kembali bentuk tubuh ikan bandeng.

Tetapi penjual Sate Bandeng memiliki yang ide kreatif, yakni kulit ikan bandeng akan dijaga agar tetap utuh dan tidak robek.

Kulit ikan bandeng yang masih utuh tersebut akan diisi dengan daging ikan bandeng yang sudah dicampur dengan bumbu rempah.

Selain menggunakan bumbu rempah, biasanya daging ikan bandeng juga sudah dicampur bersama dengan santan kelapa agar lebih gurih.

Dengan memasukkan kembali daging ikan bandeng ke dalam kulit tubuh ikan akan membuat tubuh ikan bandeng terlihat utuh kembali.

Proses pengolahan Sate Bandeng sama dengan sate ayam pada umumnya, yakni dibakar di tas arang panas.

Bedanya hanya daging ikan bandeng yang telah dimasukkan ke dalam kulit ikan akan dijepit menggunakan bilah bambu dan diikat.

Sate Bandeng harus dijepit agar ketika dibakar daging yang ada di dalam kulit ikan bandeng tidak akan keluar dan terjatuh.

Sebelum di bakar, biasanya Sate Bandeng yang sudah dijepit dengan bilah bambu akan dibungkus dengan daun pisang.

Penggunaan daun pisang tidak lain adalah menambah aroma dan rasa Sate Bandeng semakin lezat dan sedap.

Tidak susah menemukan kuliner Sate Bandeng di Banten, banyak beberapa warga yang menjualnya di sepanjang jalan atau di toko-toko.

Nah jika bingung membeli oleh-oleh saat berlibur ke Serang, Banten traveler bisa membeli Sate Bandeng dalam kemasan yang bisa tahan lama.

Jangan lupa untuk menyajikan bersama dengan nasi hangat agar menu makan semakin menggugah selera.

Biasanya Sate Bandeng dijual dengan harga yang cukup murah dan tidak menguras kantong.

Seporsi Sate Bandeng dalam 1 box dihargai mulai dari Rp 30 ribuan.

(TribunTravel.com/ Nurul Intaniar)



Artikel ini telah lebih dulu tayang di SITUS INI

Pos terkait