Satpol PP Sumenep Imbau Warung dan Pengusaha Kuliner Tidak Buka Saat Siang Hari di Bulan Ramadan

  • Whatsapp

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Ali Hafidz Syahbana

TRIBUNMADURA.COM, SUMENEP – Selama bulan suci Ramadhan, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Sumenep mengimbau para warga alias pedagang untuk tidak membuka warung makan di siang hari, Kamis (9/5/2019).

Data dan informasi itu dituangkan dalam surat edaran (SE) Nomor 300/286/435.070.2/2019 tertanggal 6 Mei 2019. SE tersebut sebagai tindak lanjut imbauan yang dikeluarkan oleh Bupati Sumenep nomor 451/539/435.013/2019 tertanggal 26 April 2019 tentang perihal bulan suci Ramadan tahun 1440 H / 2019 M.

Lima larangan yang tidak boleh dilanggar oleh masyarakat, termasuk para pelaku usaha berupa warung makan siang harinya.

Dapat Suara Terbanyak di Pemilu 2019, Caleg ini Malah Dimasukkan Tahanan, Ternyata ini Penyebabnya

Jadi Makelar Jual Beli Tanah Senilai Miliaran, Pria Surabaya ini Kena Batunya dan Dimejahijaukan

Hasil Rekapitulasi KPU Surabaya untuk DPD RI, La Nyalla Mattalitti Raih Suara Tertinggi di Surabaya

“Sebaiknya kegiatan operasional jenis usaha, rekreasi dan hiburan umum (RHU) agar tidak menimbulkan kemaksiatan dan kemungkaran serta keresahan masyarakat. Dan itulah himbauan poin pertama,” kata Kasi Perda, Dinas Satpol PP Sunenep, Taufiqurrahman.

Selain itu poin kedua berisi pedagang makanan, minuman, pemilik rumah makan, warung makan serta pedagang kaki lima (PKL) untuk tidak melakukan aktivitasnya pada siang hari kecuali mulai pukul 15.00 WIB selama bulan ramadan, ketiga menjaga ketentraman, ketenangan, dan ketertiban umum selama bulan suci Ramadan.

Tah hanya itu, selama Ramadhan dilarang menjual belikan dan menyembunyikan petasan/mercon atau sejenisnya selama bulan suci Ramadan 1440 H / 2019 M karena sangat mengganggu ketentraman dan ketertiban umum.

“Serta untuk turut menjaga dan memelihara fasilitas umum untuk kenyamanan bersama, dan kami telah melakukan pengawasan sejak Selasa kemarin,” paparnya.

Bagi masyarakat yang melanggar SE tersebut, kata dia akan dikenakan sanksi sesuai dengan aturan yang berlaku, termasuk pengelola warung makan dan juga PKL.

“Kalau ada warung yang membuka tidak sesuai aturan, maka kami akan berikan teguran,” tegasnya.

Sering Nginap di Rumah Janda Beranak Dua, Kades ini Tanpa Busana Saat Digerebek Warga Sebelum Sahur

Kivlan Zein Akan Demo KPU Tuntut Diskualifikasi Jokowi, Bravo-5 Jatim: Jangan Nodai Bulan Mulia ini



Klik disini untuk masuk ke sumber berita

Pos terkait