Pembunuh Sopir Travel di Singkil Gunakan Tali Rapia untuk Jerat Leher Korban – Acehsatu.com

  • Whatsapp
Pembunuh Sopir Travel di Singkil Gunakan Tali Rapia untuk Jerat Leher Korban – Acehsatu.com
Pembunuh Sopir Travel Di Singkil Gunakan Tali Rapia Untuk Jerat Leher Korban – Acehsatu.com

ACEHSATU.COM | ACEH SINGKIL – Pembunuhan Syafriansyah(26) Sopir Travel di Aceh Singkil oleh tersangka inisial HN(32) menggunakan tali rapia dan senjata tajam berupa kampak kecil dan gancu.

Muat Lebih

Loading...


Kapolres Aceh Singkil AKBP Andrianto Argamuda SIK di dampingi Kabag Ops. AKP Erwin dan Kasat Reskrim AKP Fauzi SIK mengungkapkan pelaku terlebih dahulu telah merencanakan aksinya. pihaknya telah memeriksa sebanyak 10 saksi.

“Dari situ kami langsung melakukan pengembangan,”ungkapnya.

Polisi pun menangkap tersangka HN di Kelurahan Serba Jadi Kecamatan Darul Makmur Kabupaten Nagan Raya pada Sabtu (08/6/2019).

Pelaku sempat mencoba melarikan diri saat penangkapan, namun polisi berhasil mengejarnya.”Petugas sempat menembakan tembakan sebanyak 2 kali ke udara,”paparnya.

Andrianto melanjutkan menurut penuturan tersangka, korban dibunuh di sekitar Perkebunan Sawit PT. Lembah Bakti (Astra) dengan cara di pukul dari belakang sebanyak tiga kali dengan menggunakan Kampak dan Gancu, setelah itu leher korban di jerat dengan menggunakan tali.

Setelah tersangka memastikan korban sudah meninggal, korban di letakkan di kursi penumpang belakang dan jasadnya di buang.

Motif pembunuhan, tersangka ingin merampas dan memiliki mobil tersebut.

Dari hasil visum terdapat luka di kepala dan bekas jeratan tali di leher. Mengenai ada bekas luka di perut, tersangka mengungkapkan tidak ingat mungkin pada saat dia memukul mengenai perut korban.

Sementara untuk barang bukti yang diamankan yakni HP dan dompet berisi identitas milik korban. Sedangkan dari tersangka, turut diamankan mobil, plat mobil palsu dengan nomor polisis  BK 1969 JV, STNK, dompet, kunci mobil dan HP.

Menurut Kapolres, tersangka dijerat dengan pasal tuduhan pembunuhan berencana yakni Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP dan/atau Pasal 56 ke-1 KUHP Juncto Pasal 340 KUHP dengan ancaman kurungan 20 tahun atau maksimal penjara seumur hidup.(*)

Artikel ini telah lebih dulu tayang di SITUS INI

Loading...

Pos terkait