Paduka, Angin Segar Industri Fashion Pontianak

  • Whatsapp
Paduka, Angin Segar Industri Fashion Pontianak

[ad_1]

Paduka, Angin Segar Industri Fashion Pontianak

PONTIANAK – Peluncuran brand Paduka yang berkolaborasi dengan Ndastila dianggap sebagai angin segar bagi perkembangan fashion di Kota Pontianak.

Desainer Senior Kalimantan Barat, Uke Tugimin mengatakan, langkah memodifikasi pakaian adat Telok Belanga menjadi pakaian yang lebih modern dan sesuai dengan kondisi zaman merupakan inovasi yang tepat. Menurutnya, sudah saatnya generasi muda turut andil mempromosikan baju khas daerah dengan cara yang lebih kekinian. 

“Saya pikir ini angin segar ya bagi produk lokal. Apalagi Ndastila merupakan desainer lokal Pontianak yang sudah tak diragukan lagi. Membawa pakaian khas Pontianak masuk ke sisi yang berbeda tentu inovasi yang baik,” kata Uke usai peluncuran Paduka di Ballroom Hotel Ibis Pontianak, Jumat (3/5/2019).

Baca: Ifan Govinda Luncurkan Brand Busana Melayu Kekinian, Gandeng Ndastila

Baca: Gaya Hypebeast Fashion Hijab Favorit Masa Kini, Disukai Selebgram Hingga Artis

Saat ditanya bagaimana potensi pakaian Telok Belanga Paduka masuk ke Pasar Nasional, Uke mengaku optimis hal itu takkan terlalu sulit jika para desainer konsiten dan terus mempromosikan apa yang sudah dimulai. 

Uke juga berharap, kemunculan Paduka ini bisa menginspirasi desainer-desainer lokal Pontianak untuk muncul dengan berbagai karya. Ia meyakini ada banyak bakat-bakat terpendam di industri fashion Pontianak

“Semoga saja dengan ini banyak yang mau mulai memperkenalkan karyanya. Karena diakui atau tidak, fashion people di Pontianak baru saja menggeliat. Butuh momen untuk membuat semua berkembag,” katanya. 

Baca: ARMY Heboh Sosok Idola Mirip V BTS Timang Bayi, Instagram Model Fashion Ini Mendadak Diserbu Fans!

Baca: Dekatkan Milenial dengan Budaya Melayu Melalui Brand Fashion Paduka

Sementara itu, Ketua Indonesia Fashion Chamber Kota Pontianak, Arief  mengatakan, perlu dukungan banyak pihak agar desainer lokal Pontianak mampu mengembangkan potensinya. 

Menurutnya, diperlukan sarana dan prasaran pendukung untuk memastikan karya para desainer mendapat tempat dan perhatian dari masyarakat khususnya Kota Pontianak

“Saya berharap desainer lokal bisa bertahan dan menembus pasar fashion di pontianak. Sehingga bisa memotivasi desainer lain untuk juga mengeluarkan produk lainnya,” katanya. (*)
 



[ad_2]

Source link

Pos terkait