Ngabuburit Berburu Kuliner di Kawasan Pasar Bojongkantong Banjar

  • Whatsapp

Saat Ramadhan, jalan di kawasan Pasar Bojongkantong, Kecamatan Langensari, Kota Banjar, dipadati warga yang tengah ngabuburit menunggu waktu berbuka puasa, sambil beburu kuliner tradisional. Photo : Muhafid/HR.

Berita Banjar, (harapanrakyat.com),- Sudah menjadi kebiasaan hampir sebagian masyarakat muslim pada sore hari di bulan Ramadhan menghabiskan waktu menunggu maghrib dengan berjalan-jalan atau ngabuburit. Tak hanya mengunjungi lokasi yang enak untuk nongkrong, warga juga kerap berburu kuliner sebagai pelengkap saat berbuka puasa.

Seperti halnya di sekitar Pasar
Bojongkantong, Kecamatan Langensari, Kota Banjar. Sejak awal Ramadhan, dari
berbagai arah kawasan pasar pada sore hari dipadati warga dari berbagai
kalangan, mulai dari anak-anak hingga dewasa.

Diketahui, di kawasan ini sangat
terkenal dengan berbagai macam kuliner tradisionalnya, seperti pecel banjur,
gembus goreng, gethuk singkong, klepon, cetil serta lainnya yang bisa dicari
pada sore hari. Sementara saat bulan Ramadhan tiba, di lokasi ini semakin
banyak macam pilihan kuliner yang bisa dicoba.

Farhan, salah satu warga, mengatakan,
dirinya sangat senang sekali ketika waktu sore tiba. Hal itu karena di sekitar
pasar banyak sekali pedagang makanan pelengkap buka puasa. “Memang di sini
bukan hanya bulan puasa saja terkenal banyak macam makananya, di hari-hari
biasa juga banyak. Selain harganya murah, soal rasa juga tidak bisa diragukan
lagi,” katanya kepada Koran HR.

Sementara itu, Usman, salah satu
pedagang, mengatakan, dirinya sangat bergembira dengan hadirnya bulan puasa
ini. Selain pengunjung pasar meningkat, secara otomatis pembeli pun meningkat.

“Memang paling banyak itu makanan ringan
sama yang segar-segar seperti es. Namun makanan tradisional juga banyak yang
cari,” singkatnya.

Pantauan Koran HR, di lokasi pasar
setiap sore selalu terjadi penumpukan kendaraan lantaran banyaknya pedagang
yang mangkal di pinggir jalan. Meski tidak ada petugas pengatur lalu lintas,
namun arus kendaraan ramai lancar. (Muhafid/Koran HR)

Klik disini untuk masuk ke sumber berita

Pos terkait