Menyesap Kopi dan Menikmati Serikaya di Warung Kopi Berusia 79 Tahun

  • Whatsapp
Menyesap Kopi dan Menikmati Serikaya di Warung Kopi Berusia 79 Tahun
Menyesap Kopi Dan Menikmati Serikaya Di Warung Kopi Berusia 79 Tahun

Hi!Pontianak – Kebiasaan menongkrong sambil minum kopi di warung kopi sudah menjadi tradisi yang membudaya sejak lama di Pontianak. Ratusan warung kopi berjejer di kawasan Gajahmada, Pontianak Selatan, Kalimantan Barat. Tak pelak, area itu disebut sebagai coffee street.

Menariknya, masih ada beberapa warung kopi legendaris yang masih eksis dan mempertahankan eksistensinya, meski sudah berdiri sejak puluhan tahun silam. Salah satunya adalah Warung Kopi Suka Hati, yang terletak di Jalan Tanjungpura Pontianak.

Muat Lebih

Loading...

© Disediakan oleh PT. Dynamo Media Network

Berdiri sejak tahun 1940, warung kopi tersebut masih ramai dikunjungi oleh masyarakat Pontianak hingga kini. Interior bangunannya mampu membangkitkan kesan nostalgia di benak para pengunjung.

Tidak banyak renovasi yang dilakukan terhadap bangunan warung kopi tersebut, meski sudah 79 tahun berdiri. Satu-satunya pembaruan yang berarti hanyalah perubahan warna dinding dan perbaikan lantai yang rusak.

Jika kamu sempat singgah ke warung kopi ini pada pagi hari, kamu akan merasakan suasana kesibukan aktivitas orang-orang di dalamnya, sambil menyesap kopi dan menikmati pisang goreng selai serikaya. ‘Ritual’ yang menarik sebelum mereka pergi bekerja, bukan?

Buka pada pukul 06.00 WIB dan tutup pada pukul 17.00 WIB, warung kopi ini tak pernah libur, kecuali saat hari besar keagamaan seperti Imlek atau Lebaran.

Di Warung Kopi Suka Hati, menu spesial selain kopi susu adalah pisang goreng selai serikaya. Serikaya di Warung Kopi Suka Hati memang sudah sangat terkenal di Kota Pontianak, karena rasa manis dan kelezatannya yang khas. Tentu, ini menambah cita rasa dari pisang goreng hangat menjadi lebih nikmat.

Selain pisang goreng, pengunjung juga kerap memesan roti bakar dan keladi goreng, untuk dinikmati bersama selai Serikaya Suka Hati.

Menurut Kosim, peracik kopi di Warung Kopi Suka Hati, dalam sehari ia bisa membuat sekitar 200 cangkir kopi setiap harinya. “Dari kopi (hitam) saring sampai kopi susu ya,” kata Kosim sambil membuat kopi.

Kopi saring dan kopi susunya juga menjadi menu favorit para pengunjung di sana. Kopi robustanya diracik dengan metode saring tradisional.

Selain itu, di sana juga menyajikan selai serikaya suka hati yang dikemas untuk dibawa dan disajikan sebagai oleh-oleh bagi wisatawan yang datang. Serikaya kemasan tersebut dijual seharga Rp 15 ribu-35 ribu. (hp8)

Artikel ini telah lebih dulu tayang di SITUS INI

Loading...

Pos terkait