Menikmati Kaldera Toba Serasa Milik Sendiri

  • Whatsapp
Menikmati Kaldera Toba Serasa Milik Sendiri
Menikmati Kaldera Toba Serasa Milik Sendiri

© Disediakan oleh PT. Kompas Cyber Media
Geosite Sipinsur, Kaldera Toba. https://pesona.travel

Mantapps.com – Ingin menikmati hutan pinus dan Kaldera Toba selayaknya pekarangan atau taman pribadi? Datanglah ke Geosite Sipinsur, pagi-pagi sebelum jam 8, danau kaldera terbesar di Indonesia ini bias dinikmati serasa milik sendiri.

Muat Lebih

Meskipun Toba terkenal dengan Parapat atau Tuk Tuk yang tak pernah sepi dari keramaian turis dan pedagang, cobalah saran di atas. Alihkan perjalanan Anda ke pesisir selatan Danau Toba, tepatnya di Geosite Sipinsur, Kabupaten Humbang Hasundutan, Sumatera Utara.

Kawasan wisata tersebut memang ramai dengan wisatawan pada hari libur atau akhir minggu. Akan tetapi datanglah sebelum jam 8 pagi, untuk dapat menikmati momen istimewa dimana danau terbesar di Asia Tenggara yang terbentuk karena letusan gunung api purba Toba itu serasa milik sendiri.

Tanpa batas

Memasuki kawasan wisata yang juga populer dengan sebutan Geopark Sipinsur di Sabtu pagi, itu impian pencinta wisata alam manapun.

Matahari tak terlalu terik, udara hangat dan langit biru di sepanjang jalan menjadi teman.

Pada jam-jam tersebut, biasanya belum ada pengunjung. Danau dengan panjang sekitar 100 kilometer dan lebar sekitar 30 meter dengan hutan pinus mengelilingi Geopark Sipinsur tersebut bak taman pribadi.

Saat itulah pengunjung bisa menikmati alam Kaldera Toba yang sesungguhnya. Hamparan perairan biru Danau Toba yang seperti tak berujung, lalu-lalang perahu menyeberangi danau dari Muara, lekuk perbukitan dan ngarai-ngarai yang mengelilingnya, sangat damai.

Tak ada hiruk pikuk turis, hanya ada suara desiran angin dan kicau burung dan suara tonggeret bak terompet di sekitar hutan. Sekadar duduk menikmati pemandangan pun, rasanya luar biasa. 

Begitu memasuki Geopark Sipinsur, pengunjung akan disambut sejuknya udara pegunungan Humbang Hasundutan.

Jalan masuk taman wisata sangat cantik, jalur pejalan kaki selebar kurang lebih 4 meter dinaungi rimbunnya pepohonan pinus pada kedua sisinya. Kawasan hutan pinus ini berfungsi juga sebagai camping ground. Ada juga fasilitas taman bermain untuk anak-anak.

“Dulu orang bisa masuk bawa mobil atau motor sampai pinggiran danau. Sekarang kawasan ini tertutup, hanya untuk pejalan kaki. Jadi lebih tenang,” kata Nico Simanjuntak, driver tour asal Parapat yang biasa mengantar wisatawan ke berbagai kawasan wisata di Sumatera Utara.

Geopark Sipinsur merupakan salah satu kawasan wisata utama di pegunungan Humbang Hasundutan. Luasnya sekitar 2 hektar dan berada di ketinggian 1.213 meter di atas permukaan laut.

Letaknya itu memberikan udara sejuk dan pemandangan Danau Toba tanpa batas. Geopark Sipinsur berada di desa Pearung, kecamatan Paranginan. Nah, karena lokasinya cukup tinggi, kawasan ini memang cukup berangin. Dari sinilah, desa dan kecamatan dimana Geopark Sipinsur mendapatkan namanya.

Kalau di pesisir utara-timur Danau Toba, dari Parapat yang lebih populer, di hadapan pengunjung akan langsung terhampar Pulau Samosir.

Dari Geopark Sipinsur ini, wisatawan akan langsung berhadapan dengan pulau kedua di tengah Danau Toba yang lebih kecil, Pulau Sibandang. Pulau ini bisa dicapai dalam waktu 10-15 menit dari pelabuhan Muara, sekitar 30 menit perjalanan menuruni bukit dan jalan berkelok dari Geopark Sipinsur.

Geopark Sipinsur sangat mudah dijangkau. Hanya sekitar 18 kilometer dari Bandar Udara Internasional Sisingamangaraja XII, Silangit di Siborong-borong, Tapanuli Utara.

Dengan kendaraan, rute itu dapat dicapai dalam waktu sekitar 30 menit. Melewati perkampungan dan tugu-tugu makam Batak Toba, rawa-rawa tempat kerbau berkubang dan perkebunan kopi Lintong di sepanjang daerah Lintongnihuta. Tertarik?

Editor: Sri Noviyanti

Copyright Kompas.com

Artikel ini telah lebih dulu tayang di SITUS INI

Pos terkait