Mengatur Wisata Insentif untuk Dewan Direksi

  • Whatsapp
Interior sebuah suite dengan dek pribadi yang terdapat di Sunborn superyacht. Hotel ini juga dilengkapi dengan restoran mewah, skylounge dan sunset bar, serta auditorium. Shove-media.com
Mengatur Wisata Insentif Untuk Dewan Direksi

Mantapps.com, Jakarta – Menggelar wisata insentif untuk karyawan maupun dewan direksi tujuannya sama: memberi pengalaman yang tak terlupakan. Persoalannya, para karyawan sangat patuh terhadap jadwal, sementara dewan direksi lebih suka santai dan tak suka dikejar-kejar waktu bila bersantai.

Namun ada cara agar para pemimpin perusahaan ini terkesan dengan jadwal liburannya. Selain itu, biasanya soal budget tak pernah jadi hambatan. Pata meeting planner bisa berkreasi membuat paket liburan dan meeting yang istimewa.

Muat Lebih

Loading...
  1. Riset kesukaan para dewan direksi

Riset di sini untuk mengetahui destinasi apa yang menjadi kegemaran mereka. Wisata alam, sejarah, budaya, atau minat khusus. Setelah mengetahui kegemaran mereka, Anda tinggal menyusun jadwal penerbangan dan memesan hotel serta lokasi meeting.

  1. Pilih tur yang sifatnya privat

Para direksi yang biasanya hanya 6-10 orang butuh suasana yang privat, destinasi wisata yang sifatnya massal tak menarik bagi mereka. Pantai-pantai yang tak banyak dikunjungi wisatawan tak masalah bagi mereka. Untuk itu diperlukan ground handling yang mumpuni, untuk menyiapkan transportasi, akomodasi, dan konsumsi bila mereka dibawa ke tempat-tempat terpencil.

  1. Siapkan ruang meeting yang santai

Wisata insentif biasanya tak sekadar jalan-jalan, namun ada sesi khusus dewan direksi membahas program tahun-tahun mendatang. Meeting tak harus di ruang tertutup. Pertemuan serius itu bisa dihelat di tengah sawah, resor yang memiliki ruang meeting menghadap pantai, atau vila mewah di dekat taman nasional. Bawa mereka ke suasana kesejukan alam. Atau meeting di atas kapal pesiar menyusuri pantai ataupun sungai-sungai besar.

Penari memberikan sekapur sirih kepada tamu saat berwisata di Sumatera Selatan. TEMPO/Amston Probel

  1. Libatkan dalam perhelatan seni lokal

Bekeja sama dengan kelompok-kelompok seni lokal, untuk membuat dewan direksi terkesan. Ajak mereka melihat pertunjukan tari pendet atau jatilan dengan memakai aksesoris baju adat setempat. Lalu di tengah-tengah pementasan, pemain atau pemimpin kesenian mengalungkan untaian bunga sebagai ucapan selamat datang. Ajak mereka menari atau terlibat dalam pementasan tersebut.

  1. Mengajak tanpa kesan memerintah

Jadwal yang telah disusun biasanya amburadul, karena para direksi biasanya tak senang diperintah. Untuk itu ajakan berkumpul di suatu tempat harus diberi alasan yang tepat. Konsekuensi terlambat misalnya, akan mengakibatkan kesulitan transportasi karena berada di suatu pelosok daerah atau negara.

Artikel ini telah lebih dulu tayang di SITUS INI

Loading...

Pos terkait