Mencicipi Mi Ayam ‘Kamehame’

  • Whatsapp
Mencicipi Mi Ayam 'Kamehame'
Mencicipi Mi Ayam 'kamehame'

Salah satu kuliner paling favorit yang Gembul suka itu mi ayam. Jadi, kalau ada mi ayam yang memiliki citarasa unik dan bikin penasaran pasti bakal Gembul cobain. Salah satu mi ayam di Yogyakarta yang menarik perhatian Gembul ada Mi Ayam ‘Kamehame’. Dari namanya aja udah bikin penasaran.

Pertama kali mendengar nama mi ayam ini langsung keinget kartun ‘Dragon Ball’ yang dulu biasa Gembul tonton pas zaman kecil. Makin penasaran juga, karena di sini ada 3 jenis varian mi ayam. Setiap varian punya cita rasanya masing-masing. Lalu di warung ini nama setiap menu pun identik dengan kartun ‘Dragon Ball’.

Muat Lebih

Oke, Gembul bakal kasih beberapa alasan kenapa Mi Ayam ‘Kamehame’ wajib banget dicobain buat kalian yang suka banget menyantap mi ayam.

Mi Ayam ‘Kamehame’ memiliki tiga jenis varian mi ayam. Pertama, ada Mi Ayam ‘Kamehame’ itu sendiri yang memiliki rasa super pedas. Rasa pedasnya beda dari pedas mi ayam lainnya, pedasnya ada rasa asem segarnya. Karena sambalnya itu dibuat dari cabai yang benar benar segar.

Kuah mi ayamnya juga spesial karena menggunakan kuah dari topping ayamnya. Pantes, menu ini jadi yang paling laris di sini. Lalu jika kamu suka banget pedas, tingkat kepedasannya masih bisa dinaikkan hingga level 10 atau Mi Ayam Z.

© Disediakan oleh PT. Dynamo Media Network

Kedua, ada Mi Ayam Tongseng. Ini cita rasanya benar-benar mirip tongseng banget, tetapi dalam wujud mi ayam. Kuahnya itu berasa pedas manis, cocok buat yang tidak terlalu suka pedas tetapi tidak terlalu suka rasa manis juga, dan varian ini jadi yang paling favorit kedua setelah Mie Ayam ‘Kamehame’

Terakhir, ada Mi Ayam Sate. Menu ini penyajian harus disajikan dalam keadaan kering. Mi ayamnya tidak menggunakan kuah, dan digantikan dengan bumbu kacang pada sate. Rasa dari Mi Ayam Sate cenderung manis, jadi buat yang doyan banget rasa manis dan bumbu kacang ini cocok banget.

Mi ayam pada umumnya lebih sering menggunakan tepung terigu. Namun, mi yang digunakan di Mi Ayam ‘Kamehame’ terbuat dari tepung tapioka. Sehingga rasa mi ayam di sini sangatlah otentik, layaknya mi ayam jadul yang dahulu kala sering banget keliling dengan gerobak biru. Ciri khas dari tepung tapioka itu membuat mi di sini menjadi lebih kenyal dan teksturnya jadi lebih panjang dan besar-besar.

Soal topping ayamnya, di sini menggunakan ayam bagian dada saja. Supaya bumbu menjadi lebih meresap ke dalam ayamnya, dan potongan dagingnya jauh lebih besar saat dihidangkan kepada pelanggan.

Beda dari kedai mi ayam pada umumnya, Mie Ayam ‘Kamehame’ awalnya buka pada malam hari. Biasanya baru buka jam 22.00-03.00 WIB, sehingga pembelinya kebanyakan orang-orang yang baru pulang kerja malam hari atau yang sering kelaparan di malam hari.

Namun, karena tingginya permintaan Mi Ayam ‘Kamehame’, akhirnya mereka memiliki cabang baru yang buka sejak siang hari. Untuk cabang kedua, jam bukanya dari jam 13.00-22.00 WIB. Jadi kalian bebas pilih nih mau nyobain siang, sore, atau malam. Terus kalau sedang mager pergi ke mana-mana, Mie Ayam ‘Kamehame’ juga bisa di-order lewat aplikasi ojek online ya.

Tidak dapat dipungkiri kalau media sosial mengambil peran cukup besar dalam kehidupan kita sehari-hari. Terutama media sosial Instagram yang mudah diakses dengan berbagai fitur di dalamnya. Mie Ayam ‘Kamehame’ merupakan salah satu mi ayam yang terkenal lewat Instagram. Berawal dari menjual Mi Ayam Pedas ‘Kamehame’ biasa hingga sekarang memiliki beberapa varian.

Setelah makin banyak varian rasanya, tidak sedikit pelanggan yang datang, beberapa bahkan berasal dari kalangan anak band dan komika terkenal. Biasanya mereka mampir setelah perform dan mencicipi mi ayam yang punya citarasa unik ini.

Media sosial kedai Mi Ayam ‘Kamehame’ juga cukup aktif. Setiap ada informasi pasti diumumkan. Misalkan saja saat warung buka lebih awal, atau ketika stok mi ayamnya sudah habis, atau kondisi lainnya yang terkait warung. Supaya lebih dekat dengan pelanggan.

Seperti mi ayam lainnya, di kedai Mi Ayam ‘Kamehame’ ada banyak banget pilihan menu tambahannya, gaes. Bisa dilihat di daftar menunya, mulai dari bakso, ceker, dan pangsit. Uniknya, ada menu tambahan seperti sawi, ayam, dan mi.

Soalnya pernah ada cerita lucu nih, gaes. Kala itu ada pelanggan yang hanya pesan tambahan mi dengan kuah saja. Mungkin pas kondisi tanggal tua dan lagi pengin menghemat, jadi bisa makan saja sudah alhamdulillah.

🏡: Mie Ayam ‘Kamehame’.

📍: Jalan Urip Sumoharjo No.64, Klitren, Gondokusuman, Klitren, Kec. Gondokusuman, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta, 55222.

⏰: Jam 22.00-03.00 WIB.

📍: Jalan Urip Sumoharjo No.64, Klitren, Gondokusuman, Klitren, Kec. Gondokusuman, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta 55222.

⏰: Jam 01.00-22.00 WIB.

💰: Rp 12.000-22.000.

🛵 : Tersedia di Gofood dan Grabfood.

Artikel ini telah lebih dulu tayang di SITUS INI

Pos terkait