Mencicipi Bolu Kemojo, Jajanan Tradisional Khas Riau

  • Whatsapp
Mencicipi Bolu Kemojo, Jajanan Tradisional Khas Riau | iNews Portal
Mencicipi Bolu Kemojo, Jajanan Tradisional Khas Riau | Inews Portal

JAKARTA, Mantapps.com – Jajanan yang satu ini terbilang sangat khas. kue bolu berwarna hijau ini merupakan kuliner khas asal Riau.

Jika Anda travelling ke Riau, jangan lewatkan untuk mencicipinya. Rasanya enak dan nikmat membuat kue ini wajib dicoba. Penyajiannya bisa dihidangkan kapan saja.

Muat Lebih

Bisa dijadikan camilan saat santai siang maupun malam hari. Memang dari dulu hingga sekarang jajanan kuliner yang satu ini masih tetap terjaga.

Banyak masyarakat yang menjadikan kue ini sebagai hidangan saat pesta hajatan atau ulang tahun.

Jika Anda tertarik ingin mencicipi bolu kemojo, tidak harus jauh-jauh ke Riau. Anda dapat mencobanya sendiri di rumah. Resep dan cara pembuatannya juga mudah.

Ingin tahu resep lengkap dan cara pembuatannya? Berikut ulasannya seperti dikutip melalui Instagram @cakedankue, Rabu (3/7/2019).


Bahan:

500 gr tepung terigu
4 butir telur
300 gr gula pasir
800 ml santan
300 ml jus pandan (alternatif 15 lembar daun pandan + 5 lembar daun suji diblender dengan air lalu saring hingga hasil 300 ml)
100 gr margarin
2 sachet kental manis putih
1/4 sdt garam
Pasta pandan secukupnya

Cara Membuat:

1. Rebus santan hingga mendidih sebentar, sisihkan, tunggu hangat. Lelehkan margarin, sisihkan. Oles loyang 22 cm dengan margarin, taburi tipis tepung (bisa juga loyang 23 cm).

2. Dalam wadah campur telur dan gula pasir, aduk dengan whisk hingga rata, sisihkan. Dalam wadah lain masukkan tepung dan garam, aduk rata, lalu masukkan campuran telur dan gula tadi, aduk rata sambil dimasukkan jus pandan, aduk terus sambil ditambah santan, aduk hingga rata. Tambahkan susu kental, aduk rata, terakhir tambahkan margarin leleh, aduk rata.

3. Saring semua adonan. Lalu masukkan ke dalam loyang. Panggang hingga matang dioven yang sudah dipanasi sebelumnya disuhu 180 selama 1 jam (sesuaikan dengan oven masing).

Editor : Tuty Ocktaviany

Artikel ini telah lebih dulu tayang di SITUS INI

Pos terkait